Faktor Penyebab keruntuhan VOC

Pada bulan Maret 1594 beberapa pedagang Belanda mendirikan “Company of Far Lands” di Amsterdam. Tujuan mereka adalah mengirim dua armada ke Hindia Timur. Armada pertama yang terdiri dari empat kapal mencapai Banten dan kembali ke Belanda pada Agustus 1597.

Hanya tiga kapal dengan muatan lada yang kecil kembali, tetapi menutupi biaya ekspedisi. Langkah selanjutnya untuk perusahaan pertama ini adalah pendirian lima perusahaan berbeda (voorcompagniƫn). Pada tahun 1598 dua puluh dua kapal meninggalkan pelabuhan Belanda menuju Hindia Timur. Pada tahun 1601 enam puluh lima kapal menuju Hindia Timur.

Sejak tahun 1598, Staten Generaal mengusulkan agar berbagai perusahaan harus bergabung. Pada tanggal 20 Maret 1602 akhirnya dari perpaduan enam perusahaan kecil Belanda, VOC (Verenigde Oostindische Compagnie) lahir. Penyatuan menjadi satu perusahaan tidak terjadi secara spontan, tetapi diberlakukan oleh pemerintah Belanda.

Piagam (octrooi) itu berlaku selama 21 tahun. Staten Generaal memberikan hak monopoli atas perdagangan di Hindia Timur kepada Perusahaan Hindia Timur Belanda (Verenigde Oostindische Compagnie atau VOC). Area perdagangan yang diberikan kepada perusahaan disebut octrooigebied (zona perdagangan).

Tujuan VOC bukan hanya untuk berdagang; Compagnie juga harus melawan musuh-musuh Republik dan mencegah negara-negara Eropa lainnya memasuki perdagangan India Timur. Selama sejarah 200 tahun, VOC menjadi perusahaan terbesar di jenisnya, perdagangan rempah-rempah (terutama pala, cengkeh, kayu manis dan lada) dan produk lainnya (teh, sutra dan porselen Cina). VOC sebenarnya adalah sebuah negara di dalam negara bagian.

Perusahaan baru itu dibagi menjadi enam dewan regional (kamer), yang didirikan di atas bekas tempat kedudukan perusahaan perintis: Amsterdam, Middelburg, Delft, Rotterdam, Hoorn dan Enkhuizen. Setiap kamar regional VOC memiliki dewan direksi. Heeren XVII, badan pemerintah perusahaan, adalah pengadilan yang terdiri dari tujuh belas direktur, mereka dipilih dari antara direktur daerah.

Delapan dari Heeren XVII mewakili kamar Amsterdam, empat Middelburg dan satu perwakilan dari masing-masing kamar lainnya (Delft, Rotterdam, Hoorn dan Enkhuizen). Direktur ketujuh belas diberikan secara rotasi oleh kamar-kamar kecuali Amsterdam.

Perusahaan itu sejak awal sangat sukses. Pada tahun 1605 VOC merebut Ambon dan Tidore serta mengusir Portugis dari Maluku dan pada 1619 Batavia didirikan. Selama tahun-tahun berikutnya kekuasaan Portugis di Timur dihancurkan: Belanda mendirikan pabrik-pabrik di Koromandel, Bengal, Iran, Gujarat, Formosa (Taiwan), mendirikan Cape Town sebagai pangkalan angkatan laut di sepanjang rute ke Timur, menaklukkan Malaka Portugis (1641) , Ceylon (1656-1658) dan pantai Malabar (1661-1663). Perusahaan memperluas jaringan perdagangannya dari Afrika, Arab, Teluk Persia, India, Hindia Timur ke China dan Jepang di Timur Jauh.

Angka total selama dua abad operasi Perusahaan untuk perputaran perdagangan, pengapalan, dan personel sangat mengesankan. Bisnis berada dalam skala yang jauh lebih besar di abad kedelapan belas daripada di abad ketujuh belas. Pada tahun 1608, Belanda memiliki 40 kapal yang diawaki oleh 5.000 orang di Asia, 20 kapal dengan 400 orang di lepas pantai Guinea dan 100 kapal dengan 1.800 orang di Hindia Barat.

Pada tahun 1644, VOC sendiri memiliki 150 kapal dan 15.000 orang dan pada kuartal terakhir abad ke-17 VOC memiliki lebih dari 200 kapal dan 30.000 orang di Hindia Timur. Misalnya, secara total VOC memasang sekitar 4.700 kapal, hampir 1.700 kapal di abad ketujuh belas dan sekitar 3.000 di abad kedelapan belas.

Antara 1602 dan 1700 317,000 orang berlayar dari Eropa dengan kapal-kapal ini, sedangkan antara 1700 dan 1795 totalnya mencapai 655,000. Angka-angka perdagangan mengkonfirmasi pertumbuhan bisnis setelah 1700.

Pengeluaran untuk peralatan, yaitu pembuatan kapal dan perlengkapannya serta uang dan barang yang dikirim ke Asia, mencapai jumlah 370 juta gulden Belanda (fl.) Antara tahun 1640 dan 1700, dan fl. 1.608 juta pada tahun 1700-1795. Dalam periode-periode ini harga pembelian barang-barang yang dipulangkan dari Asia mencapai fl. 205 juta dan fl. 667 juta masing-masing; harga jual barang-barang retur ini fl. 577 juta pada periode pertama dan fl. 1.633 juta detik.

VOC secara resmi dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1795 dan hutang serta hartanya diambil alih oleh Republik Batavia.

Penyebab Keruntuhan

Faktor-faktor penyebab kebangkrutan dan keruntuhan VOC antara lain:

  • banyaknya korupsi yang dilakukan oleh sebagaian besar pegawai tinggi VOC yang dibuat untuk membeli rumah-rumah mewah di Belanda
  • pembukuan mengenai laba yang berbeda antara kantor dagang di Asia dengan kantor di Pusat yakni di Belanda, sehingga menyebabkan banyak sekali uang-uang hasl laba dari VOC yang diselewengkan oleh para pegawai yang bekerja di kantor-kantor cabang VOC
  • Adanya ekspansi dagang yang dilakukan VOC untuk memperbesar daerah jangkauannya perdangannya yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit sedangkan laba yang dibubukan VOC tidak mencukupi sehingga banyak hutang-hutang yang timbul akibat ekspansi dagang tersebut.
  • Adanya serangan terhadap kapal-kapal milik VOC di lautan yang dilakukan oleh armada kapal laut milik Eropa, sehingga banyak kapal dagang milik VOC yang tidak kembali sehingga membuat VOC menjadi kekurangan armada kapal untuk dagang.



Leave a Reply