Skema adalah

Skema adalah representasi grafik dari asosiasi ide atau konsep yang terkait satu sama lain, dan di antara hubungan hierarkis yang ditetapkan.

Dalam suatu skema, umumnya ada gagasan utama yang dikaitkan dengan orang lain yang peringkatnya lebih rendah, tetapi itu penting untuk memahami apa yang sedang dipelajari.

Garis besar digunakan untuk menjelaskan konsep yang kompleks atau sebagai metode studi, karena membantu memahami suatu topik dengan cara yang disintesis.

Jenis skema

Ada berbagai jenis diagram yang dapat diuraikan untuk memfasilitasi pemahaman suatu topik. Ini adalah beberapa skema yang paling sering digunakan.

Skema kurung.

Skema kurung menggunakan, seperti namanya, tanda kurung atau kurung kurawal untuk mengelompokkan ide. Dalam hal ini, gagasan utama diikuti oleh sebuah kurung di mana gagasan-gagasan sekunder dikelompokkan, dan dari masing-masing gagasan ini kurung baru mulai menjelaskan gagasan-gagasan tersier atau pelengkap, jika perlu.

Skema kurung juga dikenal sebagai tabel sinoptik.

Contoh skema kurung:

Skema panah.

Ini mengikuti prinsip yang sama seperti skema kurung, tetapi konsep diberi peringkat dengan panah. Bagi banyak orang, metode ini membantu mereka menghubungkan ide dengan lebih baik, memahami lebih cepat dari mana asalnya.

Contoh skema panah:

Skema pengembangan.

Jenis skema ini dimulai dari ide sentral yang berkembang dari konsep terkait lainnya. Umumnya, ide utama terletak di bagian atas lembaran atau pendukung, dan dari sana konsep sekunder dihubungkan ke bawah.

Dalam skema pengembangan, hierarki dapat berupa numerik atau abjad.

Contoh skema pengembangan:

Skema radial.

Jenis skema ini dinamai cara di mana ide-ide tersebut terkait. Menurut model ini, konsep utama berada di tengah, dalam radius yang lebih dekat konsep sekunder berada, dan pada gilirannya, ini dikelilingi oleh konsep tersier atau ide-ide pelengkap.

Contoh skema radial:

Skema atau Peta Konsep

Dalam peta konsep, gagasan utama dikemas di bagian tengah atas. Dari sana ide-ide sekunder dimulai dan dari sini, ide-ide tersier. Ketika skema telah berkembang ke bawah, idenya menjadi jauh lebih konkret.

Contoh peta konsep:

Diagram alir.

Ini adalah representasi grafis dari suatu proses. Ini memiliki simbol atau karakteristik yang menunjukkan tindakan tertentu. Ini digunakan dalam bidang teknologi dan manajemen proyek.

Contoh diagram alir:

Lihat juga Diagram.

Karakteristik skema

Skema yang dikembangkan dengan baik harus memenuhi karakteristik berikut:

  • Skema adalah representasi grafik, oleh karena itu cara menghubungkan konsep adalah melalui sumber daya seperti bentuk, garis atau warna.
  • Garis besar harus konkret, oleh karena itu harus berisi semua informasi yang diperlukan yang dirangkum dalam beberapa kata atau konsep singkat.
  • Fungsi garis besar adalah untuk meringkas. Jika perlu menambahkan informasi ke garis besar untuk menghubungkan ide-ide, mungkin itu tidak dilakukan dengan baik
    Umumnya, skema memiliki satu atau beberapa ide utama, yang darinya konsep pelengkap dimulai. Jika gagasan sentral berlimpah, itu berarti pembacaan atau ringkasan yang memadai belum dilakukan.

Bagaimana cara membuat outline?

Untuk mengetahui bagaimana mengembangkan outline, terlebih dahulu perlu membaca konten yang akan dianalisis atau dipelajari. Setelah dibaca dan dipahami, perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Garis bawahi atau tuliskan judul topik atau nama bab yang akan digarisbawahi.
  • Bagilah topik menjadi beberapa bagian. Misalnya, jika subjek yang diteliti adalah hewan vertebrata, maka dapat dibagi menjadi 4 bagian, yang sesuai dengan 4 kelompok besar vertebrata: osteichthia, chondrichthyans, agnates dan tetrapoda.
  • Soroti ide-ide utama dari setiap bagian, serta ide-ide pendukung yang melengkapinya.
  • Dalam beberapa kasus, gagasan sekunder mungkin memiliki gagasan tersier atau detail yang perlu disoroti atau digarisbawahi.
  • Mulailah hierarki: setelah topik, subtopik, atau bagian, serta gagasan utama dan sekunder jelas, Anda dapat mulai membuat kerangka.
  • Idealnya, garis besar hanya berisi konsep-konsep kunci. Jika perlu untuk membuat penjelasan yang panjang dalam skema, itu menjadi tidak masuk akal.
  • Setelah garis besarnya siap, Anda harus mencoba menjelaskan topik yang dipelajari. Jika dimungkinkan untuk memahaminya dari ringkasan itu, itu berarti hierarki gagasan itu benar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *