Sampel probabilitas adalah

Pengambilan sampel probabilitas adalah jenis sampel statistik yang berfokus pada analisis dan studi kelompok tertentu dari populasi statistik, menggunakan pemilihan acak.

Syarat utamanya adalah semua orang dalam populasi penelitian memiliki kesempatan seleksi yang sama.

Jenis pengambilan sampel probabilitas

Probability sampling dapat diklasifikasikan menjadi simple, sistematis, stratified random sampling dan cluster sampling.

Sampel acak sederhana.

Pengambilan sampel acak sederhana adalah salah satu metode pemilihan sampel yang paling sederhana. Ini didasarkan pada pemilihan, secara acak, individu-individu dalam sampel yang akan diselidiki.

Untuk melakukan ini, nomor diberikan kepada setiap subjek dalam populasi dan kemudian, sebagai lotere, nomor dipilih secara acak untuk dijadikan sampel.

Misalnya: untuk mengambil sampel 10 sekolah, dari populasi 200 sekolah di negara tersebut, setiap sekolah mendapatkan nomor acak. Kemudian, sebagai pengundian, dipilih 10 nomor yang akan membentuk sampel tersebut.

Pengambilan sampel sistematis.

Pengambilan sampel secara sistematis dilakukan dengan membagi populasi ke dalam subkelompok, berupa daftar, untuk memilih nomor secara acak. Kemudian, nomor yang dipilih adalah, di setiap kelompok, individu yang menjadi sampel.

Contoh: kita memiliki populasi 10.000 orang dan kita harus membuat sampel 100 individu, jadi populasi dibagi menjadi 200 kelompok yang terdiri dari 50. Kemudian dipilih nomor acak, misalnya 20, dan dengan demikian sampel 100 orang akan terdiri dari 20 orang dari setiap kelompok.

Pengambilan sampel bertingkat.

Dalam pengambilan sampel bertingkat, peneliti membagi populasi menjadi strata atau subkelompok yang umumnya memiliki karakteristik tertentu. Kemudian, dengan menggunakan metode pengambilan sampel acak sederhana, seorang individu dipilih dari setiap strata untuk dijadikan sampel.

Misal: untuk melakukan penelitian yang populasinya adalah orang-orang yang bekerja di suatu perusahaan, peneliti membagi populasi tersebut menjadi strata sebagai berikut:

  • Pria dengan paruh waktu.
  • Pria penuh waktu.
  • Wanita dengan paruh waktu.
  • Wanita penuh waktu.

Disini peneliti membagi populasi menjadi 4 strata berbeda, yang anggotanya memiliki karakteristik yang sama.

Pengambilan sampel cluster.

Metode ini digunakan jika tidak memungkinkan, atau tidak mungkin, untuk membuat daftar pasti dari elemen suatu populasi. Untuk itu rincian penduduk tersebut harus sudah dikelompokkan ke dalam populasi, yaitu harus sudah ada daftarnya, atau sudah bisa dibuat.

Misalnya: seorang peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian di Jawa Barat, tetapi membagi seluruh populasi menjadi beberapa kelompok akan sulit dan tidak praktis. Karena itu, manfaatkan dan manfaatkan pemisahan alami berdasarkan kota. Jadi, dari setiap kota, pilih individu secara acak untuk dijadikan sampel.