Sampel acak sederhana adalah

Pengambilan sampel acak sederhana atau simple random sampling adalah jenis pengambilan sampel probabilitas di mana semua elemen populasi memiliki probabilitas yang sama untuk dipilih.

Sistem ini bekerja melalui metode “pengundian” di antara alam semesta individu, di mana setiap anggota diberi nomor untuk dipilih.

Misalnya, jika sampel dari 50 orang perlu dipilih dari 1000 semesta, 1000 orang tersebut akan diberi nomor dan, sebagai lotere, 50 nomor akan dipilih secara acak untuk membuat sampel yang diperlukan.

Prosedur ini menjamin bahwa semua elemen sampel memiliki kemungkinan yang sama untuk dipilih menjadi bagian dari sampel.

Pemilihan acak dari pengambilan sampel acak sederhana.

Keuntungan dan kerugian dari pengambilan sampel acak sederhana

Pengambilan sampel acak sederhana memiliki kelebihan dan kekurangan.

Keuntungan.

Keuntungan dari pengambilan sampel acak sederhana adalah sebagai berikut:

  • Mudah untuk mengumpulkan sampel.
  • Ambil sampel yang adil dari suatu populasi.
  • Secara umum, semua individu dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih.
  • Populasinya representatif, satu-satunya margin of error adalah keberuntungan, yang disebut sampling error.
  • Ini adalah metode terbaik dalam menjelaskan hasil, karena pemilihannya acak dan tidak memihak.
  • Karena keterwakilan yang diperoleh, generalisasi sehubungan dengan populasi dapat dibuat dari hasil sampel.

Kekurangan.

Kelemahan dari pengambilan sampel acak sederhana adalah sebagai berikut:

  • Daftar lengkap semua anggota populasi diperlukan.
  • Daftar ini harus disiapkan, lengkap, dan diperbarui.
  • Dalam populasi besar, sulit untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk jenis pengambilan sampel ini, sehingga disarankan untuk menggunakan teknik lain.

Contoh pengambilan sampel acak sederhana

Mari kita lihat contoh berikut: sebuah perusahaan konsultan yang melakukan audit pada berbagai organisasi memutuskan untuk melakukan investigasi di sebuah perusahaan tempat 500 karyawan bekerja.

Untuk melaksanakan penelitian ini, konsultan harus mengerjakan sampel statistik sebanyak 50 orang (10%), sehingga memilih menggunakan metode simple random sampling, yang mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Cantumkan dengan nomor 500 karyawan organisasi.
  • Pilih 50 nomor secara acak.
  • Akhirnya, 50 angka yang sesuai dengan seorang karyawan akan menjadi individu yang membentuk sampel.

Dengan cara ini, sampel akan dibuat untuk melakukan investigasi, setelah memberikan semua karyawan organisasi kemungkinan yang sama untuk dipilih.



Leave a Reply