Siapakah Ronald Ross itu

Ronald Ross (1857–1932) Dokter Inggris, Ahli Entomologi Ronald Ross lahir pada 13 Mei 1857, di Almora, India, putra Sir C. C. G. Ross, seorang jenderal angkatan darat Inggris. Dia tinggal di India sampai usia delapan tahun dan kemudian dikirim ke sekolah asrama di Southampton, Inggris.

Ross memulai studi kedokteran di Rumah Sakit St. Bartholomew di London pada tahun 1875, lulus ujiannya pada tahun 1879, dan memasuki Indian Medical

Layanan pada tahun 1881. Ross menikah dengan Rosa Bessie Bloxam di tahun 1889 dan mereka memiliki dua putra dan dua putri. Dia memulai studi tentang malaria pada tahun 1892 setelah terkena penderitaan banyak orang selama dia tinggal di India.

Pada tahun 1894 ia mulai melakukan penyelidikan eksperimental di India bahwa nyamuk berhubungan dengan penularan penyakit. Setelah dua setengah tahun bereksperimen, pada 20 Agustus 1897, Ross akhirnya berhasil mendemonstrasikan siklus hidup parasit malaria pada nyamuk. Dia menjulukinya “Hari Nyamuk”. Pada tahun 1898 ia mendemonstrasikan parasit malaria (plasmodium) di perut nyamuk anopheles, dan tahun berikutnya, Ross bergabung dengan Liverpool School of Tropical Medicine di bawah arahan Sir Alfred Jones dan dikirim ke Afrika Barat untuk melanjutkan penyelidikannya.. Di sana ia menemukan spesies nyamuk yang membawa demam Afrika yang mematikan.

Pada tahun 1901 Ross terpilih sebagai anggota Royal College of Surgeons of England dan juga anggota Royal Society (menjadi wakil presiden dari tahun 1911 hingga 1913). Pada tahun 1902, Yang Mulia Raja Inggris Raya mengangkatnya sebagai pendamping Ordo Pemandian yang Terhormat. Pada tahun 1911 ia diangkat ke pangkat komandan ksatria dari urutan yang sama. Di Belgia, ia diangkat menjadi perwira di Ordo Leopold II.

Sebuah ilustrasi yang menggambarkan ciri-ciri morfologi yang umum pada nyamuk Culex. Gambar ini menunjukkan ciri-ciri umum nyamuk Culex. Di Amerika Serikat, virus West Nile ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi, terutama anggota genus Culex. (Courtesy dari Pusat Pengendalian Penyakit)

Pada tahun 1902 School of Tropical Medicine mendirikan kursi kedokteran tropis di University College. Ketua Pengobatan Tropis Sir Alfred Jones, demikian sebutannya, diberikan kepada Ross pada tahun 1902, yang dipertahankannya sampai tahun 1912. Dia meninggalkan Liverpool dan diangkat sebagai dokter untuk penyakit tropis di Rumah Sakit Kings College, London, sebuah jabatan yang dia menggandeng ketua sanitasi tropis di Liverpool. Dia tinggal sampai tahun 1917, ketika dia ditunjuk sebagai konsultan malaria di Kantor Perang. Dia diangkat ke pangkat komandan ksatria, St Michael dan St George, pada tahun 1918 dan kemudian diangkat sebagai konsultan malaria untuk Kementerian Pensiun. Pada tahun 1926 ia menjabat sebagai direktur-in-chief dari Institut Ross dan Rumah Sakit Penyakit Tropis dan Kebersihan. Pengagumnya menciptakan institut, dan dia tetap di sana sampai kematiannya. Ia juga merupakan presiden dari Society of Tropical Medicine.

Sementara kontribusinya berupa penemuan penularan malaria oleh nyamuk, ia juga menyempatkan diri untuk menulis puisi dan drama serta melukis. Karya-karya puitisnya membuatnya mendapat pengakuan luas terlepas dari kedudukan medis dan matematikanya.

Dia menerima banyak penghargaan selain menerima Hadiah Nobel pada tahun 1902 untuk karyanya dalam malaria, dan diberi keanggotaan kehormatan dari masyarakat terpelajar di sebagian besar negara Eropa dan banyak benua lainnya. Dia menerima gelar kehormatan M.D. di Stockholm pada tahun 1910 pada perayaan seratus tahun Institut Caroline. Dia dianugerahi gelar kebangsawanan pada tahun 1911.

Istrinya meninggal pada tahun 1931. Ross meninggal pada tahun berikutnya, setelah lama sakit, di Ross Institute, London, pada 16 September 1932, dan dimakamkan di sebelah istrinya.

Related Posts