7 Perbedaan Rantai Makanan dan Jaringan Makanan (Dengan Persamaan)

Rantai makanan dan jaring makanan menggambarkan hubungan makan serta interaksi antar organisme dalam ekosistem.

Spesies tumbuhan dan hewan bergantung pada spesies tumbuhan atau hewan lain untuk keberadaannya. Misalnya sapi memakan daun semak atau singa memakan gazelle atau lebah yang sedang mengambil serbuk sari dari sekuntum bunga. Rantai makanan dan jaring makanan menggambarkan bagaimana energi dan nutrisi mengalir dalam suatu ekosistem. Juga jaring makanan dan rantai makanan membantu memahami organisme hidup dalam ekosistem dan bagaimana energi seimbang dalam ekosistem. Dalam artikel ini, pelajari perbedaan antara rantai makanan dan jaring makanan. Dasar perbandingan meliputi: deskripsi, aliran energi, stabilitas ekosistem, tingkat trofik, daya saing dan hubungan makan.

Perbedaan

Deskripsi.

Rantai makanan adalah urutan linier organisme yang dilalui nutrisi dan energi saat satu organisme memakan organisme lain. Urutan organisme dimulai dari organisme produsen dan diakhiri dengan spesies pengurai.

Jaring makanan adalah keterkaitan alami rantai makanan dan representasi grafis dari apa-makan-apa dalam komunitas ekologi. Ini menyiratkan transfer energi makanan dari sumber utamanya (tumbuhan) melalui herbivora ke karnivora.

Aliran energi.

Rantai makanan adalah jalur tunggal linier energi dan aliran nutrisi dalam suatu ekosistem sedangkan jaring makanan terdiri dari sejumlah jalur yang saling berhubungan di mana nutrisi dan energi mengalir dalam suatu ekosistem.

Stabilitas Ekosistem.

Diberikan dalam rantai makanan, perjalanan energi dalam satu jalur, isolasi atau pemisahan dari rantai makanan menyebabkan ketidakstabilan dalam ekosistem. Artinya, ketika satu organisme dikeluarkan dari rantai makanan, aliran energi dan nutrisi sangat terpengaruh.

Mengingat bahwa jaring makanan itu kompleks dan saling terkait, isolasi atau pemisahan beberapa rantai makanan yang membentuk jaring makanan tidak mempengaruhi stabilitas ekosistem. Artinya, pemindahan satu organisme dari jaring makanan tidak mempengaruhi aliran energi dan nutrisi dalam ekosistem dan oleh karena itu, jaring makanan menjamin stabilitas ekosistem.

Tingkat Trofik.

Tingkat trofik suatu organisme dalam suatu ekosistem adalah jumlah langkahnya sejak awal rantai. Rantai makanan dimulai pada tingkat trofik 1 dengan produsen utama seperti tumbuhan, kemudian herbivora pada tingkat 2, karnivora pada tingkat 3 atau lebih tinggi dan biasanya diakhiri dengan predator puncak pada tingkat 4, 5 atau 6. Nah, rantai makanan dapat terdiri dari antara 4 hingga 6 level trofik sementara jaring makanan dapat terdiri dari banyak level trofik.

Adaptabilitas dan Daya Saing.

Rantai makanan secara keseluruhan mungkin tidak berdampak pada peningkatan kemampuan beradaptasi dan daya saing organisme dalam ekosistem karena energi makanan bergerak dalam satu jalur.

Mengingat jaring makanan memiliki keterkaitan dari banyak rantai makanan, hal itu berdampak pada peningkatan daya adaptasi dan daya saing organisme dalam ekosistem.

Hubungan Makan.

Biasanya di setiap ekosistem, organisme dihubungkan melalui hubungan makan. Mungkin ada banyak hubungan pemberian makan dalam suatu ekosistem, tetapi energi akan selalu mengalir dari produsen utama ke berbagai konsumen. Dalam rantai makanan, biasanya anggota tingkat trofik yang lebih tinggi memakan satu jenis organisme dengan tingkat trofik yang lebih rendah, sedangkan dalam jaring makanan, anggota tingkat trofik yang lebih tinggi memakan banyak organisme dengan tingkat trofik yang lebih rendah.

Perbandingan Antara Rantai Makanan dan Jaringan Makanan dalam Bentuk Tabel

DASAR PERBEDAAN RANTAI MAKANAN JARINGAN MAKANAN
Deskripsi Rantai makanan adalah urutan linier organisme yang dilalui nutrisi dan energi saat satu organisme memakan organisme lain. Urutan organisme dimulai dari organisme produsen dan diakhiri dengan spesies pengurai. Jaring makanan adalah keterkaitan alami rantai makanan dan representasi grafis dari apa-makan-apa dalam komunitas ekologi. Ini menyiratkan transfer energi makanan dari sumber utamanya (tumbuhan) melalui herbivora ke karnivora.
Aliran energi Rantai makanan adalah jalur tunggal aliran energi dan nutrisi dalam suatu ekosistem. Jaring makanan terdiri dari sejumlah jalur yang saling berhubungan di mana nutrisi dan energi mengalir dalam suatu ekosistem.
Stabilitas Ekosistem Dalam rantai makanan, perjalanan energi dalam satu jalur, isolasi atau pemisahan rantai makanan menyebabkan ketidakstabilan dalam ekosistem. Artinya, ketika satu organisme dikeluarkan dari rantai makanan, aliran energi dan nutrisi sangat terpengaruh. Jaring makanan bersifat kompleks dan saling terkait, isolasi atau pemisahan beberapa rantai makanan yang membentuk jaring makanan tidak memengaruhi stabilitas ekosistem. Artinya, pemindahan satu organisme dari jaring makanan tidak mempengaruhi aliran energi dan nutrisi dalam ekosistem dan oleh karena itu, jaring makanan menjamin stabilitas ekosistem.
Tingkat Trofik Rantai makanan dapat terdiri dari 4 hingga 6 tingkat trofik. Jaring makanan dapat terdiri dari berbagai tingkat trofik.
Adaptasi & Daya Saing Rantai makanan secara keseluruhan mungkin tidak berdampak pada peningkatan kemampuan beradaptasi dan daya saing organisme dalam ekosistem karena energi makanan bergerak dalam satu jalur. Jaring pangan memiliki keterkaitan banyak rantai pangan, berdampak pada peningkatan daya adaptasi dan daya saing organisme dalam ekosistem.
Hubungan Makan Anggota tingkat trofik yang lebih tinggi memakan satu jenis organisme dengan tingkat trofik yang lebih rendah. Anggota tingkat trofik yang lebih tinggi memakan banyak organisme dari tingkat trofik yang lebih rendah.
Produsen, Konsumen & Pemangsa Rantai makanan dimulai dari satu produsen dan berakhir satu produsen teratas. Jaring makanan memiliki banyak produsen, konsumen, dan banyak predator di tingkat trofik teratas.

Apa persamaan antara jaring makanan dan rantai makanan?

  1. Baik jaring makanan maupun rantai makanan menggambarkan bagaimana energi dan nutrisi mengalir dalam suatu ekosistem.
  2. Rantai makanan dan jaring makanan memiliki garis yang menghubungkan berbagai spesies dalam ekosistem.
  3. Baik jaring makanan dan rantai makanan dimulai dari produsen utama.
  4. Keduanya membantu untuk memahami interaksi dan hubungan makan antara organisme yang berbeda dalam suatu ekosistem.
  5. Keduanya dapat membantu menjelaskan pola populasi dalam suatu ekosistem.

 

Related Posts