Quota sampling adalah

Quota sampling adalah jenis non-probability sampling yang terdiri dari pembentukan sampel statistik dari strata yang memiliki karakteristik yang sama.

Dengan menggunakan sistem ini, peneliti membagi populasi menjadi kelompok atau strata yang memiliki kesamaan karakteristik (jenis kelamin, umur, wilayah, dll) dan dari mereka memilih sampel yang proporsional dan representatif dari seluruh populasi.

Akhirnya, peneliti akan dapat membuat pemilihan individu untuk kemudahan atau kenyamanan, tanpa perlu sampel menjadi acak.

Quota sampling dapat dipahami sebagai versi non-probabilistik dari stratified sampling, karena pemilihan individu dari setiap strata dilakukan untuk kenyamanan dan atas pilihan peneliti sendiri.

Keuntungan dan kerugian dari pengambilan sampel kuota

Keuntungan

Kelebihan dari pengambilan sampel kuota adalah sebagai berikut:

  • Ini adalah proses pengambilan sampel yang sederhana dan cepat, karena menggunakan partisipasi biaya untuk pembuatan sampel.
  • Penafsiran informasi jauh lebih mudah bagi peneliti.
  • Memberikan representasi yang efektif dari populasi yang akan diselidiki.
  • Itu tidak memungkinkan representasi berlebihan, karena mempelajari populasi untuk kuota tertentu.
  • Anda tidak memerlukan anggaran yang besar untuk melakukan jenis pengambilan sampel ini.

Kekurangan

Kerugian dari quota sampling adalah sebagai berikut:

  • Mungkin ada kesulitan dalam mengurangi kesalahan yang ditemukan selama pengambilan sampel ini.
  • Kegagalan untuk memasukkan kuota yang relevan dengan studi dapat menyebabkan hasil yang terdistorsi.

Contoh pengambilan sampel kuota

Untuk lebih memahami definisi ini, kami akan menganalisis contoh pengambilan sampel kuota.

Penyelidikan harus dilakukan terhadap orang-orang yang memiliki masalah kesehatan di perusahaan yang memiliki 1.000 karyawan (populasi), sehingga peneliti memutuskan untuk memisahkan orang-orang tersebut menjadi beberapa strata, sesuai dengan rentang usia mereka, sebagai berikut:

Strata Umur Kuantitas Persen
1 18 – 29 600 60%
2 30 – 59 300 30%
3 60 – 100 100 10%

Dengan strata yang sudah tersegmentasi maka peneliti harus membentuk sampel yang proporsional dengan jumlah populasi, untuk itu ia memilih sampel statistik sebanyak 100 orang untuk melaksanakan penelitiannya.

Di dalamnya, peneliti memutuskan untuk mengambil 60 karyawan berusia antara 18 dan 29 tahun (60%), 30 karyawan berusia antara 30 dan 59 tahun (30%) dan 10 karyawan berusia antara 60 dan 100 tahun (10%). Demikian pula, ia menetapkan kriteria pemilihannya untuk kenyamanan, karena ia memilih karyawan yang paling dipercaya dan memiliki hubungan dengan dirinya sebagai sampel.

Dengan cara ini pengambilan sampel dengan kuota 100 orang akan dibuat, secara proporsional dengan populasi. Dari sampel tersebut maka peneliti dapat melakukan penelitian tentang masalah kesehatan karyawan perusahaan.



Leave a Reply