Ciri-Ciri Perusahaan Jasa dan contohnya

Perusahaan jasa memberikan layanan kepada pelanggannya, bukan produk; dengan menyediakan layanan, perusahaan jasa menghasilkan uang. Kantor akuntan adalah contoh yang sangat baik dari perusahaan jasa. Akuntan memperoleh pendapatan dengan melakukan pembukuan, perusahaan audit, dan aset, dan menyiapkan pengembalian pajak penghasilan.

Perusahaan jasa tidak menjual produk yang dapat Anda sentuh secara fisik seperti yang Anda bisa lakukan dengan pengecer atau pedagang. Perusahaan jasa menjual layanan mereka kepada klien dan biasanya menagih mereka per jam untuk layanan yang diberikan. Ini berlaku untuk agen perjalanan, misalnya, agen perjalanan mengenakan biaya layanan untuk klien mereka saat melakukan pemesanan atas nama mereka. Agen perjalanan menjual waktu mereka kepada klien dan dengan demikian menagih mereka atas waktu yang dihabiskan untuk melakukan pemesanan.

Selama ini dunia telah dipenuhi oleh banyak kegiatan yang padat merayap pada setiap harinya. Dari kegiatan tersebut, pernahkan terbayangkan oleh kalian jika sebagian dari kegiatan tersebut merupakan perusahaan jasa. Apa itu perusahaan jasa?

Pengertian

Perusahaan jasa adalah suatu usaha yang kegiatannya memproduksi suatu produk yang tidak berwujud atau jasa yang memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba tertentu. Namun, perusahaan jasa membutuhkan produk fisik atau berwujud untuk kelangsungan usahanya.

Misal perusahaan transportasi umum yang menyediakan jasa angkutan / transportasi kepada konsumen. Maka untuk kelangsungan usahanyapun diperlukan produk fisik seperti bus, pesawat, kapal laut dan transportasi lainnya.

Perusahaan jasa biasa tidak akan menjual produk sehingga tidak menyimpan inventaris di neraca mereka, karena mereka tidak memiliki stok. Memperhitungkan perusahaan jasa lebih mudah daripada menghitung pengecer karena tidak ada persediaan yang perlu dilacak, dan Anda tidak perlu menghitung harga pokok.

Untuk membuat entri jurnal menjadi catatan perusahaan jasa, Anda akan fokus pada jumlah kas yang diterima dan pendapatan yang diperoleh. Saat menagih klien, Anda akan mendebit piutang dan mengkredit jurnal pendapatan layanan. Ketika klien Anda membayar tagihan, Anda akan mendebit uang tunai dan mengkredit akun piutang.

Ciri-ciri

Untuk memperjelas uraian diatas, berikut adalah ciri-ciri perusahaan jasa :

  • Perishability. Layanan sangat mudah rusak dan waktu memiliki arti penting dalam pemasaran jasa. Layanan jika tidak digunakan pada waktunya akan hilang selamanya. Layanan tidak dapat disimpan.
  • Permintaan Berfluktuasi. Permintaan layanan memiliki tingkat fluktuasi yang tinggi. Perubahan permintaan bisa musiman atau dalam beberapa minggu, hari atau bahkan jam. Sebagian besar layanan memiliki permintaan puncak pada jam sibuk, permintaan normal, dan permintaan rendah pada waktu tidak aktif.
  • Intangibilitas. Tidak seperti produk, jasa tidak dapat disentuh atau dirasakan, diuji atau dirasakan sebelum tersedia. Layanan adalah fenomena abstrak.
  • Ketidakterpisahan. Jasa pribadi tidak dapat dipisahkan dari individu dan beberapa layanan yang dipersonalisasi dibuat dan digunakan secara bersamaan. Misalnya memotong rambut tidak mungkin dilakukan tanpa kehadiran seorang individu. Seorang dokter hanya dapat merawat jika pasiennya hadir.
  • Heterogenitas. Fitur jasa oleh penyedia tidak dapat seragam atau distandarisasi. Seorang dokter dapat mengenakan biaya yang jauh lebih tinggi kepada klien kaya dan mengambil jauh lebih rendah dari pasien miskin.
  • Penetapan Harga Layanan. Keputusan penetapan harga tentang jasa dipengaruhi oleh masa rusak, fluktuasi permintaan dan ketidakterpisahan. Kualitas layanan tidak dapat distandarisasi dengan cermat. Penetapan harga layanan bergantung pada permintaan dan persaingan di mana harga variabel dapat digunakan.
  • Kualitas layanan tidak dapat diukur secara statistik. Ini didefinisikan dalam bentuk keandalan, daya tanggap, empati dan jaminan yang semuanya mengendalikan arah karyawan dalam berinteraksi dengan pelanggan. Untuk pelayanan, kepuasan dan kesenangan pelanggan sangat penting. Karyawan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan menjadi sangat istimewa dan penting. Orang-orang termasuk pemasaran internal, pemasaran eksternal, dan pemasaran interaktif.

Selain itu perusahaan jasa juga menampilkan karakteristik berikut:

1. Penghasilannya Berasal dari Penjualan Jasa

Misalkan sopir bus yang mendapat upah jasa dari penumpang yang menggunakan angkutan umum tersebut. Sopir mendapat upah jasa karena ia telah menjalankan bus sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh konsumen. Jadi penghasilan sopir bukan dari penjualan busnya.

Ciri Perusahaan Jasa

Ciri Perusahaan Jasa

2. Dalam proses memproduksi jasa bisa atau tidak membutuhkan bantuan dari produk fisik

Produk fisik yang dimaksud adalah produk bantuan dalam menjalankan usaha jasanya. Contoh usaha jasa yang membuhkan produk fisik adalah sopir sedangkan contoh usaha jasa yang tidak membutuhkan produk fisik adalah kuli panggul.

3. Jasa yang ditawarkan tidak sama

Artinya setiap konsumen bisa jadi mendapatkan pelayangan yang berbeda dengan konsumen lainnya.

4. Sebagian besar tingkatan harganya mempunyai sifat yang tidak mutlak

Tingkatan harga itu bisa murah, bisa mahal, semua tergantung pada besar kecilnya jasa yang didapatkan oleh konsumen. Misalkan : Ibu Rani menggunakan jasa kuli panggul untuk mengangkut barang belanjaannya yang berbobot kurang lebih 5kg diberi tarif Rp.15.000.

Sedangkan Ibu Tari yang menggunakan jasa kuli panggul untuk mengangkut barang belanjaan yang berbobot kurang lebih 10kg diberi tarif Rp.20.000.

5. Jasa yang didapatkan tidak dapat disimpan

Jasa yang didapatkan tidak dapat disimpan Jadi sekali dibeli pemakaiannya akan langsung habis. Demikianlah sedikit ulasan tentang pengertian perusahaan jasa dan ciri-ciri perusahaan jasa.



Leave a Reply