Perunggu adalah

Perunggu adalah suatu produk logam hasil paduan (kombinasi) antara persentase tertentu dari tembaga, timah atau logam lainnya. Perbandingan kedua komponen utama tersebut akan menentukan warna, kekakuan dan keausan produk yang dihasilkan.

Perunggu berasal dari tahun 1700 M, periode prasejarah yang ditandai dengan penggunaan bahan baru ini untuk pembuatan senjata dan perkakas, yang berarti langkah besar dalam hal teknologi dan akhir Zaman Batu.

Istilah perunggu berasal dari bahasa Latin Brundisium, yang merupakan nama kota Italia kuno yang sekarang dikenal sebagai Brindisi, tempat perunggu didistribusikan ke seluruh Kekaisaran Romawi.

Sifat perunggu

Perunggu memiliki sifat-sifat berikut:

  • Titik didihnya adalah 2230 hingga 2420 ° C
  • Titik lelehnya adalah 830 hingga 1020 ° C
  • Massa jenis perunggu adalah 8,90 g / cm3.
  • Kekerasan perunggu, menurut skala Binell, berkisar antara 70 hingga 200 HB (pengukuran maksimum skala kekerasan ini adalah 600 HB).

Karakteristik perunggu

Perunggu adalah paduan logam yang dicirikan oleh:

  • Ini adalah konduktor listrik yang sangat baik.
  • Ini mengakumulasi lebih sedikit panas daripada logam lain, sehingga digunakan dalam pembuatan elemen industri, karena penggunaannya aman.
  • Ini tidak sekaku logam lain, membuatnya menjadi bahan yang mudah ditangani.
  • Perunggu tahan terhadap korosi dan ini memperpanjang masa pakai produk yang terbuat dari paduan ini.
  • Itu tidak menghasilkan percikan api ketika menyentuh permukaan yang kaku, ini membuat perunggu menjadi bahan yang aman untuk digunakan di hadapan gas yang mudah terbakar atau elemen peledak.

Komposisi perunggu

Perunggu memiliki komposisi dasar tembaga dan timah, dengan tembaga sebagai logam dasarnya.

Akan tetapi, komposisi perunggu dapat bervariasi menurut jenisnya dan termasuk logam lain, menghasilkan berbagai jenis paduan. Komposisi dan proporsi yang paling umum adalah:

  • Perunggu dasar: 89% tembaga dan 11% timah.
  • Sol perunggu: memiliki proporsi kobra yang bervariasi dan hingga 60% kobalt.
  • Cuproaluminium: merupakan campuran tembaga dan aluminium hingga 11%.
  • Logam lonceng atau perunggu lonceng: 78% tembaga dan 22% timah.
  • Kane-kane: Ini adalah paduan yang sangat populer di Jepang yang memiliki 60% tembaga, 24% timah, 9% seng dan sebagian kecil dari besi, timbal, antimon atau arsen.

Kegunaan perunggu

Karena keserbagunaannya, perunggu adalah paduan yang banyak digunakan di berbagai bidang, seperti:

Alat atau suku cadang industri.

Perunggu digunakan sebagai masukan utama untuk keperluan industri untuk pembuatan palu, pegas, turbin, dll.

Koin.

Perunggu adalah bahan yang tahan tetapi pada saat yang sama lebih mudah dibentuk daripada logam lain, itulah sebabnya ia digunakan untuk mencetak koin di berbagai negara.

Perhiasan dan perhiasan kostum.

Bergantung pada proporsi komponennya, perunggu dapat digunakan dalam pembuatan perhiasan kelas atas, serta potongan perhiasan serial.

Instrumen suara.

Perunggu digunakan untuk membuat lonceng, lonceng, simbal, dan gong.



Leave a Reply