Elektron – penemu, letak, pembentukan, muatan, Manfaat

Elektron adalah salah satu partikel subatom yang bermuatan negatif yang memiliki beberapa komponen atau substruktur yang diketahui. Mungkin dalam bentuk bebas dan tidak terikat pada atom apapun atau mungkin terikat pada inti atom dan umumnya juga didefinisikan sebagai partikel unsur.

Siapa yang menemukan Elektron

Pada tanggal 30 April 1897, Joseph John Thomson mengumumkan penemuan elektron yang awalnya dia sebut sel darah dalam ceramah yang diberikan di Royal Institution di London. Hasilnya dipublikasikan di Majalah Filsafat.

Di mana mereka

Elektron terletak di dalam atom tempat mereka berputar, meskipun elektron juga dapat ditempatkan dalam ruang hampa dan saat muatan listrik diproduksi.

Pembentukan

Elektron dapat dibuat melalui peluruhan beta dari isotop radioaktif dan juga dalam tumbukan berenergi tinggi seperti ketika sinar kosmik memasuki atmosfer. Sama seperti mereka dapat dibuat, mereka juga dapat dihancurkan dengan pemusnahan positron. Ada berbagai instrumen laboratorium yang mampu menahan dan mengamati elektron secara individual. Selain itu, beberapa teleskop dapat mendeteksi plasma elektron di luar angkasa.

Muatan

Elektron adalah partikel yang memiliki muatan listrik negatif yang berputar mengelilingi rangkaian orbital yang mengelilingi nukleus.

Massa

Elektron adalah partikel yang memiliki massa 9,1 × 10-31 kg, yang kira-kira 1.800 kali lebih kecil dari massa proton atau neutron.

Gerakan

Sehubungan dengan pergerakan elektron, terdapat hubungan antara pergerakan mereka, massa mereka dan medan gravitasi magnet yang menentukan konfigurasi elektronik dan orbitnya. Gerakan pada dasarnya didasarkan pada mekanika dan dijelaskan dalam konstanta Rydberg dan deret numeriknya.

Cara menghitung jumlah elektron

Untuk menghitung jumlah elektron yang dimiliki sebuah atom, kita harus ingat bahwa jumlah elektronnya akan selalu sama dengan jumlah protonnya. Terkadang beberapa atom memiliki muatan positif atau negatif yang membuat perbedaan antara proton dan elektron. Dalam hal ini, untuk mencari jumlah elektron, digunakan rumus berikut:

Z – muatan = e

Contoh

Beberapa contoh elektron adalah:

  •     Elektron titanium: 22 elektron jika netral
  •     Nitrogen: 2,5 per level
  •     Oksigen: 2,6 elektron

Pentingnya

Elektron sangat penting dalam banyak fenomena fisik kehidupan sehari-hari seperti listrik, magnet, atau konduktivitas termal. Ketika elektron bergerak, ia menghasilkan medan elektromagnetik. Aspek penting lainnya adalah bahwa bersama dengan inti atom proton dan neutron, mereka menyusun atom. Berkat mereka, pertukaran elektron terjadi antara dua atau lebih atom, yang pada gilirannya menjadi penyebab utama ikatan kimia.

Related Posts