Negara kesejahteraan adalah

Negara kesejahteraan, juga dikenal sebagai Welfare State, adalah model ekonomi-politik yang digunakan negara untuk mendukung pelayanan dengan memenuhi hak-hak sosial sebanyak mungkin penduduk.

Dengan cara demikian, negara kesejahteraan mengupayakan pemerataan ekonomi yang merata bagi seluruh penduduk, dengan tujuan mencapai kesejahteraan umum yang sebesar-besarnya. Ini dicapai melalui tindakan seperti pendidikan gratis, kesehatan masyarakat, asuransi pengangguran, dll.

Konsep ini diterapkan pada abad ke-19, ketika dalam banyak revolusi, pekerja menuntut perubahan karena kondisi kerja mereka yang selalu eksploitatif.

Karakteristik negara kesejahteraan

Ciri-ciri utama negara kesejahteraan adalah sebagai berikut:

  • Negara kesejahteraan ditandai dengan pemberian dua pilar fundamental besar: pendidikan gratis dan kesehatan masyarakat.
  • Ini memberikan manfaat bagi mereka yang memiliki kemampuan berbeda, seperti tunjangan cacat atau pensiun.
    Intervensi negara dalam ekonomi tinggi.
  • Ini mendorong konsumsi domestik dengan tujuan merangsang produksi lapangan kerja.
  • Mempromosikan perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya dalam populasi.

Jenis negara kesejahteraan

Saat mengklasifikasikan negara kesejahteraan, dimungkinkan untuk membedakan 3 model:

  • Model Liberal-Amerika: juga disebut Anglo-Saxon, didasarkan pada perlindungan sosial hanya untuk sektor yang terpinggirkan atau paling rentan.
  • Model sosial-demokrasi: mencakup manfaat, seperti manfaat, bagi seluruh penduduk. Ini adalah yang terluas dari semuanya dan, di dalamnya, Negara memainkan peran utama dalam perekonomian.
  • Model konservatif: model ini berlaku di generasi sebelumnya, terutama di Eropa, ketika manfaat diberikan kepada keluarga tetapi berusaha untuk mempertahankan strata sosial yang berbeda. Jadi, misalnya, seorang pekerja menerima tunjangan lebih sedikit daripada pekerja negara.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *