Pengertian organisme multiseluler

Istilah multiseluler digunakan untuk menggambarkan organisme yang terdiri dari dua atau lebih sel. Kata tersebut setara dengan pluriseluler.

Di antara contoh organisme multiseluler kita dapat menyebut hewan, tumbuhan dan alga coklat. Organisme bersel tunggal adalah amuba dan bakteri.

Semua organisme multiseluler terbentuk dari satu sel, yang membelah dan berkembang biak untuk menghasilkan suatu organisme. Proses perkembangan sel ini sering disebut sebagai mitosis dan meiosis.

Sel-sel harus, pada gilirannya, berkomunikasi satu sama lain, yang menyiratkan bahwa mereka mengidentifikasi dan bersatu untuk memberikan kesatuan dan fungsi pada organisme. Ini dicapai melalui pengorganisasian sel menjadi koloni, filamen, atau agregasi.

Setiap kelompok sel dikhususkan sesuai dengan fungsinya. Perbedaan ini tidak hanya bergantung pada jenis organisme (hewan, nabati atau tumbuhan) tetapi juga pada fungsi spesifik yang dimilikinya.

Pada organisme tertentu, sel tidak dapat hidup secara mandiri. Mereka membutuhkan satu sama lain untuk dapat mengirimkan informasi dan tetap hidup.

Dalam golongan organisme ini, sel-sel dari jenis yang sama, yang memiliki asal embrio yang sama dan menjalankan fungsi yang sama, membentuk jaringan. Diantaranya dapat kami sebutkan: jaringan epitel, jaringan tulang rawan, jaringan tulang, jaringan otot, jaringan ikat, jaringan saraf dan, terakhir, darah.

Jaringan multiseluler membentuk organ. Himpunan organ membentuk sistem, seperti sistem kardiovaskuler atau sistem pencernaan. Pada akhirnya, sistem membentuk tubuh.



Leave a Reply