Motivasi kerja adalah

Motivasi kerja adalah kemampuan suatu organisasi atau perusahaan untuk memelihara sikap positif pada karyawannya.

Keberhasilan suatu perusahaan didasarkan pada kinerja karyawan yang baik dalam menjalankan pekerjaannya, karena hal itu secara langsung mempengaruhi perkembangan organisasi dalam mencapai tujuannya.

Motivasi kerja seseorang bergantung pada banyak faktor, seperti usia, budaya atau tingkat sosial.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, dimungkinkan untuk mengidentifikasi motivasi terbaik yang dapat diberikan kepada seseorang untuk melakukan pekerjaannya dengan cara terbaik.

Definisi menurut penulis

Berikut beberapa pengertian motivasi kerja:

  • Idalberto Chiavenato mendefinisikannya sebagai hasil interaksi antara individu dan situasi yang mengelilinginya. Dengan kata lain, sesuai dengan lingkungan yang ada di sekitar individu, akan ada cara tertentu bagi mereka untuk merasa termotivasi.
  • Abraham Maslow, dalam teorinya tentang hierarki kebutuhan manusia, mendefinisikan motivasi sebagai dorongan bahwa manusia harus memenuhi tingkat kebutuhan tertentu.
  • Federico Herzberg, psikolog yang berdedikasi pada manajemen bisnis, mendefinisikan motivasi kerja sebagai hasil dari interaksi dua faktor, faktor motivasi (prestasi, pengakuan) dan kebersihan (lingkungan, gaji, kebutuhan dasar).
  • Stephen Robbins mendefinisikannya sebagai insentif untuk melakukan upaya tertentu untuk memenuhi tujuan organisasi.

Jenis motivasi kerja

Motivasi kerja dibagi menjadi motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik.

Motivasi ekstrinsik.

Faktor-faktor yang asing bagi individu ikut campur dalam motivasi eksternal.

Tujuan dari motivasi ini adalah untuk memberikan penghargaan atas kinerja karyawan melalui insentif keuangan. Misalnya, gaji yang diterima seseorang untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Motivasi intrinsik.

Faktor internal individu ikut campur dalam motivasi intrinsik yaitu terkait dengan kepuasan pribadi yang timbul dari pekerja itu sendiri.

Misalnya, pengakuan pribadi atau perasaan tanggung jawab orang yang melakukan suatu pekerjaan.

Contoh motivasi kerja

Beberapa aspek yang mendorong motivasi kerja dalam suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Berikan pengakuan: kenali kinerja baik individu dan beri tahu mereka.
  • Insentif: berikan hadiah kecil, bonus atau hadiah dari waktu ke waktu. Ini adalah salah satu teknik yang paling sering digunakan untuk memotivasi.
  • Tunjukkan minat: berusaha untuk mengetahui minat pekerja, mendengarkan proposal dan keinginan mereka.
  • Peluang promosi: berikan kesempatan untuk naik jabatan dalam struktur perusahaan.

Pentingnya motivasi kerja

Karena perusahaan adalah entitas yang tidak dapat mencapai tujuannya sendiri, penting bagi perusahaan tersebut memiliki tenaga kerja yang termotivasi untuk melaksanakan pekerjaannya secara efisien dan mendorong keberhasilan organisasi.

Menjaga karyawan tetap termotivasi akan memungkinkan mereka untuk bekerja secara kompeten dan bahwa pemenuhan tujuan yang dikejar oleh organisasi yang bersangkutan dapat dilakukan secara tepat waktu.



Leave a Reply