Metode ilmiah biologi adalah

Metode ilmiah biologi adalah metode ilmiah yang digunakan untuk menyelesaikan masalah biologis. Ahli biologi mengambil langkah-langkah berikut untuk menyelesaikan masalah biologis:

  • Identifikasi masalah biologis
  • Pengamatan
  • Perumusan hipotesis
  • Deduksi
  • Percobaan
  • Meringkas hasil (membuat tabel, grafik dll)
  • Melaporkan hasilnya

Masalah biologis adalah pertanyaan yang berkaitan dengan organisme hidup yang ditanyakan oleh seseorang atau muncul dalam pikiran ahli biologi sendiri. misalnya Apa penyebab malaria?

Identifikasi masalah

Langkah pertama metode biologis adalah identifikasi masalah biologis. Masalah biologis adalah pertanyaan tentang organisme hidup yang ditanyakan oleh seseorang atau muncul dalam pikiran ahli biologi.

Pengamatan

Pengamatan dilakukan dengan lima indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan sentuhan.

Jenis observasi:

  • Pengamatan kualitatif: Pengamatan yang tidak dicatat dalam hal jumlah disebut pengamatan kualitatif. misalnya Titik beku air lebih dingin daripada titik didih.
  • Pengamatan kuantitatif: Pengamatan yang dicatat dalam bentuk angka disebut pengamatan kuantitatif. misalnya Titik beku air adalah 0C0 dan titik didih 100C0.

Perumusan Hipotesis

Ahli biologi mengatur pengamatan ke dalam bentuk data dan membuat pernyataan yang mungkin menjadi jawaban dari masalah biologis. Penjelasan sementara pengamatan ini disebut hipotesis. Ahli biologi menggunakan penalaran untuk merumuskan hipotesis.

Karakteristik hipotesis:

  • Itu harus menjadi pernyataan umum.
  • Itu harus menjadi ide sementara.
  • Itu harus sesuai dengan pengamatan yang tersedia.
  • Itu harus dijaga sesederhana mungkin.
  • Itu harus dapat diuji dan berpotensi dipalsukan.

Deduksi

Deduksi adalah konsekuensi logis (hasil) dari hipotesis. Secara umum dalam metode biologis, jika hipotesis tertentu benar maka seseorang harus mengharapkan (deduksi) hasil tertentu. Ini melibatkan penggunaan logika “jika-maka”.

Percobaan

Ahli biologi melakukan percobaan untuk melihat apakah hipotesis itu benar atau tidak. Pengurangan juga diuji. Hipotesis yang salah ditolak dan yang benar diterima.

Peringkasan hasil

Ahli biologi mengumpulkan data dari eksperimen. Data untuk masing-masing kelompok dirata-rata dan dibandingkan secara statistik.

Melaporkan hasilnya

Ahli biologi mempublikasikan temuan mereka dalam jurnal dan buku ilmiah, dalam pembicaraan di pertemuan nasional dan internasional dan dalam seminar di perguruan tinggi dan universitas. Penerbitan hasil memungkinkan orang lain untuk memverifikasi hasil.

Teori, Hukum atau Prinsip

Teori: Ketika suatu hipotesis tidak dipalsukan, itu meningkatkan kepercayaan para ahli biologi dalam hipotesis. Hipotesis yang bertahan dalam ujian waktu (sering diuji dan tidak pernah ditolak), disebut teori. Sebuah teori didukung oleh banyak bukti. Teori produktif terus menyarankan hipotesis baru dan pengujian terus berjalan.

Hukum atau Prinsip: Jika sebuah teori bertahan setelah pendekatan yang meragukan dan terus didukung oleh bukti eksperimental, itu menjadi hukum atau prinsip. Hukum ilmiah adalah fakta alam yang seragam atau konstan. Ini adalah teori yang tak terbantahkan. misalnya Hukum Hardy-Weinberg dan hukum waris Mendel.



Leave a Reply