Memori manusia adalah

Memori manusia adalah fungsi otak yang melibatkan proses kompleks penyandian, penyimpanan, dan pengambilan informasi, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh di masa lalu.

Ini adalah fungsi dasar otak yang sangat penting yang muncul berkat koneksi sinaptik yang dibuat oleh neuron dan memungkinkan manusia untuk mengembangkan kemampuan mengingat.

Faktanya, meskipun informasi yang cukup andal disimpan dalam memori, itu bukanlah memori yang sepenuhnya akurat tentang apa yang kita jalani. Karenanya, kita sering memiliki ingatan yang menyimpang.

Dalam pengertian ini, ingatan manusia adalah salah satu fungsi otak yang paling banyak dipelajari karena kepentingannya. Para ahli telah menetapkan bahwa ini adalah proses yang berkembang di berbagai bagian otak dan penelitian mereka telah berkembang dari abad ke-19 hingga saat ini.

Memori memungkinkan kita untuk membedakan apa yang kita ketahui, siapa saja orang-orang di sekitar kita, bagaimana kita harus bertindak atau melaksanakan tugas-tugas tertentu, memungkinkan kita untuk menempatkan diri kita dalam ruang dan waktu, antara lain. Oleh karena itu, ini sangat penting, karena tanpa ingatan, manusia tidak akan tahu bagaimana bertindak dalam menghadapi berbagai skenario yang disajikan kepada kita setiap hari.

Fase memori manusia

Di bawah ini adalah fase-fase yang membentuk ingatan manusia sebagai fungsi otak.

  • Pengkodean: ini adalah proses dan transformasi berkelanjutan dari informasi sensorik menjadi kode verbal atau kode visual yang menerima makna. Memori manusia hanya menyimpan informasi yang paling relevan dengannya menurut pengalaman sebelumnya, oleh karena itu baik konsentrasi maupun perhatian individu memengaruhi apa yang dikodekan oleh memori mereka.
  • Penyimpanan: mengacu pada akumulasi dan penyimpanan informasi yang akan digunakan sesuai kebutuhan. Penyimpanan dapat terjadi baik dalam apa yang disebut memori jangka pendek dan memori jangka panjang.
  • Pemulihan: ini adalah tindakan mengingat dan memungkinkan kita untuk menemukan informasi yang telah dikodekan (dengan makna) dan disimpan, baik untuk membangkitkan atau memperbaruinya.

Jenis memori manusia

Memori manusia diklasifikasikan menjadi tiga jenis yang disajikan di bawah ini.

Memori sensorik.

Memori sensorik adalah memori yang ditangkap melalui indera, terutama melalui indera visual dan pendengaran. Jenis memori ini ditandai dengan memproses sejumlah besar informasi, tetapi disimpan untuk waktu yang singkat. Itu juga dapat ditransmisikan ke memori jangka pendek atau panjang.

Memori sensorik dibagi lagi menjadi:

  • Memori ikonik: merekam dan menyimpan sejumlah besar rangsangan visual (gambar), tetapi untuk waktu yang singkat hingga apa yang dilihat dikategorikan atau dikenali.
  • Memori gema: menyimpan sementara rangsangan pendengaran sampai penerima memprosesnya. Memori jenis ini, misalnya, memungkinkan kita melakukan percakapan.

Ingatan jangka pendek.

Ingatan jangka pendek dicirikan dengan memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi, dari lingkungan di mana ia berinteraksi dan untuk waktu yang terbatas.

Dalam pengertian ini, memori manusia dapat menyimpan antara 6 atau 7 item atau elemen selama 30 atau 40 detik, kira-kira, jika informasi tersebut tidak diulang beberapa kali.

Misalnya, kita hanya dapat menghafal nomor telepon dalam waktu singkat jika kita tidak mengulanginya lebih dari satu kali. Contoh lain adalah mencoba mengingat serangkaian elemen yang telah ditunjukkan kepada kita dengan cepat, beberapa di antaranya dilupakan setelah beberapa menit, terutama yang menengah, karena lebih mudah mengingat elemen pertama atau terakhir.

Ingatan jangka pendek dapat dipertahankan dengan terus-menerus meninjau informasi baru sejenak, jika tidak maka akan dilupakan. Bahkan jika itu adalah peninjauan informasi yang berkepanjangan, itu dapat ditransfer ke memori jangka panjang.

Memori operasi.

Memori operasi atau working memory adalah sistem memori jangka pendek yang memungkinkan kita menyimpan dan menggunakan informasi yang nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas tertentu yang memerlukan jenis informasi yang disimpan dalam memori jangka panjang.

Memori ini, pada gilirannya, terdiri dari subsistem lain yaitu:

  • Eksekutif Pusat: ini adalah sistem pengawasan yang memungkinkan kita untuk menggunakan informasi yang kita miliki untuk menetapkan tujuan, merencanakan atau mengatur tugas dengan tujuan tertentu.
    Lingkaran fonologis: ini adalah sistem memori yang menyimpan informasi verbal yang kita terima.
  • Visuospasial: sistem memori terbatas yang menyimpan informasi visual dan spasial (gambar mental).

Ingatan jangka panjang.

Memori jangka panjang adalah salah satu yang telah menyimpan semua akumulasi informasi, pengalaman dan ingatan yang telah kita kodekan, simpan dan pulihkan sepanjang hidup kita. Artinya, ini adalah ingatan umum kita tentang segala sesuatu yang kita ketahui.

Dalam ingatan jangka panjang adalah keterampilan yang dikembangkan, strategi yang diterapkan untuk melaksanakan berbagai tugas, peristiwa, gambar, dan lain-lain.

Memori jangka panjang dapat dibagi lagi menjadi:

  • Ingatan implisit atau prosedural: ini tentang apa yang kita pelajari dan kemudian terapkan secara tidak sadar. Misalnya, keterampilan fisik seperti mengendarai sepeda.
  • Memori eksplisit: mengacu pada pengetahuan yang dikumpulkan melalui pengalaman. Pada gilirannya, itu dibagi lagi menjadi memori episodik (peristiwa konkret) dan memori semantik (kata, tanggal, angka).



Related Posts

None found