Pengertian Koherensi

Koherensi disebut hubungan, koneksi atau penyatuan beberapa hal dengan yang lain, atau yang saling berhubungan atau menyatukan bagian-bagian dari keseluruhan.

Juga dikenal sebagai konsistensi, koherensi adalah hubungan logis dan memadai yang diidentifikasi antara bagian-bagian berbeda yang membentuk keseluruhan.

Di sisi lain, konsistensi juga disebut sikap konsisten seseorang dalam kaitannya dengan postur yang sebelumnya diasumsikan. Dalam pengertian ini, ketika seseorang dikatakan koheren, itu karena ada korespondensi antara cara berpikir dan perilaku mereka.

Kata itu, dengan demikian, berasal dari bahasa Latin cohaerentÄ­a.

Koherensi tekstual

Koherensi tekstual adalah karakteristik yang dikaitkan dengan teks di mana, di antara unit yang menyusunnya (kalimat, paragraf, bagian atau bagian), hubungan koherensi diidentifikasi yang memungkinkan untuk mengenalinya sebagai entitas semantik kesatuan. Dalam hal ini, agar suatu teks memiliki koherensi tekstual, perlu bahwa berbagai ide yang membangunnya, baik utama maupun sekunder, dihubungkan secara logis dan efektif sehingga pembaca dapat mengidentifikasi makna keseluruhan teks tersebut.

Kita mengatakan bahwa sebuah buku memiliki koherensi tekstual, misalnya, ketika kita menemukan bahwa semua bab atau bagian yang menyusunnya disusun sesuai dengan tema sentral. Karakteristik yang sama ini harus dapat diidentifikasi pada tingkat struktural yang lebih rendah, dalam hubungan yang dibangun antara kalimat dan paragraf yang berbeda yang membentuk setiap bagian atau bab dari buku ini.

Koherensi global

Koherensi global dikenal sebagai unit tematik dari sebuah teks, yaitu, yang menurutnya sebuah teks disusun yang maknanya berputar di sekitar tema sentral. Dalam pengertian ini, koherensi global memungkinkan kita untuk menghargai teks sebagai totalitas yang bermakna. Dengan demikian, koherensi global bekerja pada tingkat makro, memberikan hubungan yang bermakna ke berbagai bagian teks.

Koherensi lokal

Koherensi lokal disebut yang mengacu pada hubungan semantik yang dibangun antara kalimat individu secara berurutan. Dengan demikian, koherensi lokal memberikan kesatuan tematik ke segmen yang membentuk teks. Dalam hal ini, tidak seperti koherensi global, koherensi lokal beroperasi pada tingkat mikro.

Koherensi dan kohesi

Koherensi diekspresikan melalui hubungan semantik yang dibangun antara bagian-bagian yang membentuk teks, yang memberikan makna dan memberinya makna yang dapat dipahami oleh pembaca. Dalam pengertian ini, koherensi adalah prosedur yang dapat kita amati pada tingkat makro-tekstual.

Untuk bagiannya, kohesi dikaitkan dengan hubungan yang dibangun antara unsur-unsur yang membentuk teks, yaitu, kalimat dan hubungan yang mereka buat satu sama lain untuk memastikan transmisi pesan yang benar. Karenanya kohesi dianggap beroperasi pada tingkat mikro-tekstual.



Leave a Reply