Pengertian Heksadesimal

Heksadesimal adalah sistem angka basis-16. Ini adalah metode yang berbeda untuk mewakili angka dari sistem basis-10 yang kita gunakan dalam praktik setiap hari. Dalam basis-10, kita menghitung dalam kelipatan 10 sebelum menambahkan digit lain. Misalnya, “8 – 9 – 10 – 11 – 12 …” dan “98 – 99 – 100 – 101 – 102 …” Perhatikan bagaimana digit baru ditambahkan ketika angka 10 tercapai, dan digit lainnya adalah ditambahkan untuk mewakili 100 (10×10). Dalam basis-16, atau sistem angka heksadesimal, setiap digit dapat memiliki enam belas nilai, bukan sepuluh. Nilai digit heksadesimal dapat berupa:

0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F

Oleh karena itu, angka 12 (dalam format basis-10 umum) akan direpresentasikan sebagai “C” dalam notasi heksadesimal. Angka 24 akan menjadi 18 (16 + 8). 100 adalah 64 dalam heksadesimal (16×6 + 4) dan 1000 adalah 3E8 (256×3 + 16×14 + 8).

Sementara komputer memproses angka menggunakan basis-2, atau sistem biner, seringkali lebih efisien untuk secara visual mewakili angka dalam format heksadesimal. Ini karena hanya membutuhkan satu digit heksadesimal untuk mewakili empat digit biner. Karena ada delapan digit biner dalam satu byte, hanya dua digit heksadesimal yang diperlukan untuk mewakili satu byte.



Leave a Reply