Glikomakropeptida dan fungsinya

Glikomakropeptida (GMP) adalah glikopeptida terminal-C yang dipecah dari molekul kappa casein oleh aksi kimosin selama pengendapan kasein dalam proses pembuatan keju. Glikomakropeptida bersifat hidrofilik dan tetap dalam suspensi dalam fraksi serum sementara bagian sisanya dari case-kasein mengendap untuk membentuk bagian dari rennet. Ini dapat diekstraksi dari whey dari pembuatan keju dengan teknik kromatografi atau ultrafiltrasi.

Glikomakropeptida memiliki berat molekul 8.000 Dalton, adalah glikopeptida dan mengandung 50-60% karbohidrat dalam komposisinya (galaktosa, N-asetil-galaktosamin dan asam N-neuraminik). Glikomakropeptida  kaya akan asam amino rantai cabang, kekurangan metionin dan tidak mengandung fenilalanin.

Glikomakropeptida  telah menunjukkan kemampuan untuk menetralkan racun mikroba, menghambat adhesi bakteri kariogenik atau virus influenza. Mengatur sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pertumbuhan bifidobacteria. Selain itu, glikomakropeptida mengatur sirkulasi darah dan memiliki tindakan antihipertensi dan antitrombotik.

Glikomakropeptida memiliki sifat pada sistem pencernaan. Mengurangi sekresi lambung dan mobilitas lambung. Selain itu, glikomakropeptida menstimulasi pelepasan lolesistokinin, hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang.

Glikomakropeptida mengandung asam sialat yang memberikan manfaat bagi perkembangan otak dan meningkatkan pembelajaran.

Akhirnya, beberapa penelitian mengaitkan glikomropropeptid dengan pengurangan gejala inflamasi asam urat (hiperurisemia).

Informasi lainnya

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang manfaat mengonsumsi glycomacropeptide, kami mengundang Anda untuk mengunjungi tab whey protein.