Apa itu geofisika dan manfaatnya

Geofisika dikaitkan dengan studi dan sains lain yang memperlakukan Bumi sebagai pilar utama, dengan cara ini sangat membantu bagi para insinyur, arsitek, dan ahli geologi itu sendiri, membantu memprediksi kemungkinan peristiwa alam yang dapat mematahkan beberapa

Apa itu geofisika?

Sesuai dengan namanya, geofisika adalah studi tentang Bumi dari perspektif fisika dan matematika. Ilmu eksperimental ini mempelajari pergerakan Bumi sehingga kita dapat mengukur, memahami, dan memprediksi peristiwa alam yang dimulai dari sejarah dan evolusinya selama bertahun-tahun. Perlu dicatat bahwa geofisika tidak hanya mempelajari perilaku Bumi, tetapi juga planet lain di tata surya. Ini terkait dengan geologi, fisika dan geokimia.

Apa yang dipelajari?

Geofisika berdedikasi untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usul, evolusi, dan struktur planet Bumi menggunakan teknik kuantitatif, kalibrasi radiasi, medan magnet, dan gravitasi, untuk beberapa nama. Selain itu, ini merinci dan menunjukkan alasan pergerakan udara, air dan kerak bumi, pembentukan awan yang menyimpan salju, hujan atau hujan es, fakta bahwa 20 ribu tahun yang lalu permukaan bumi tertutup es dan alasannya. bahwa saat ini terlalu banyak panas.

Manfaat

Saat ini, geofisika didedikasikan untuk menganalisis dan memahami berbagai aspek yang menghasilkan perilaku planet kita, seperti; vulkanologi dan seismologi. Ini juga digunakan dalam eksplorasi dan analisis mineral yang ditemukan di kerak bumi, dengan cara yang sama membantu menentukan tanah mana yang cocok untuk melakukan pekerjaan teknik atau cara mengebor hidrokarbon dan endapan mineral.

Sejarah

Studi pertama geofisika dilakukan di Yunani kuno yang berfokus pada Bumi dan langit. Mengambil seperti dalam geodesi Eratosthenes of Cyrene sebagai salah satu peneliti utama, yang dengan kesalahan minimum berhasil menghitung radius terestrial, jarak antara Matahari dan planet kita dan kemiringan porosnya. Sudah pada masa Renaissance, pengetahuan tentang planet Bumi berkembang dan memiliki kecepatan yang mengesankan.

Julius Fröbel adalah salah satu peneliti utama yang menggunakan istilah “geofisika” pada tahun 1834, namun Adolf Mühry yang menerbitkannya untuk pertama kali di Jerman pada tahun 1863. Pada tahun 1879, perangkat ilmiah pertama untuk pencarian geofisika muncul. Dan berkat Emil Wiechert kami memiliki kursi geofisika pertama, yang dibangun pada tahun 1898 di kota Göttingen, Jerman.

Karakteristik

Geofisika sangat luas, namun beberapa karakteristiknya akan disebutkan di bawah ini:

  • Ini melibatkan disiplin ilmu yang berbeda seperti: oseanografi fisik, prospek geofisika, gravimetri, seismologi, meteorologi, geomagnetisme, hidrologi, dan lain-lain.
  • Ini adalah ilmu eksperimental.
  • Jelaskan bagaimana fenomena El Niño sangat mempengaruhi planet kita.
  • Digunakan untuk mencari mineral seperti emas, tembaga, batu bara, perak, antara lain yang ada di kerak bumi.
  • Evolusi planet diperhitungkan dalam studi yang dilakukan.
  • Pelajari lapisan dalam dan luar planet kita dan sekitarnya.

Cabang

Geofisika terdiri dari dua cabang: geofisika internal dan geofisika eksternal.

Geofisika internal:

  • Ini bertanggung jawab untuk analisis permukaan bagian dalam bumi.
  • Geodinamika.
  • Geomagnetisme.
  • Geothermometri.
  • Gravimetri.
  • Hidrologi.
  • Rekayasa geofisika atau geoteknik.
  • Paleomagnetisme.
  • Oseanologi
  • Prospek geofisika.
  • Seismologi.
  • Tektonofisika.

Geofisika eksternal:

  • Pelajari sifat-sifat lingkungan terestrial.
  • Meteorologi
  • Aeronomy.
  • Studi tentang ionosfer dan magnetosfer.
  • Hubungan Matahari-Bumi.

Ahli geofisika unggulan

Beberapa sarjana dan sarjana di bidang geofisika dan kajian yang diwakilinya adalah sebagai berikut:

  • Víctor Cruz Atienza (Meksiko)
  • Edward “Teddy” Crisp Bullard (Inggris)
  • Anatoly Komm (Rusia)
  • Jennifer Susana Aguilar Vásquez (El Salvador)
  • Jaime Steven Hernández Alfaro (El Salvador)
  • Beno Gutenberg (Jerman)
  • José Abigail lozano Iriarte (Kolombia)

Pentingnya

Ilmu ini, tidak seperti yang lain yang didedikasikan untuk mempelajari Bumi, berfokus pada penelitiannya dari sudut pandang fisik dan matematika. Berkat geofisika, ahli geofisika menganalisis dan merinci mineral (emas, perak, tembaga, minyak), air dan energi yang ada di dalam tanah secara mendalam dan yang akan membantu perekonomian negara tempat mereka ditemukan. berbagai teknik, ukuran dan tempat yang sesuai dalam realisasi ladang minyak dan berbagai pekerjaan sipil; memungkinkan kita untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang perilaku Bumi, fenomena alam yang mempengaruhinya, cara mencegahnya, mengukurnya dan reaksi yang ditimbulkannya di kerak bagian dalam yang sama dan membagi lapisan sesuai dengan ketebalan dan isinya tanpa terlihat dari peneliti.

Perlu dicatat bahwa, seperti halnya geodesi, ilmu ini telah dipraktikkan sejak zaman kuno dan digunakan untuk lebih memahami peristiwa alam yang terjadi dan terus terjadi hingga saat ini.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *