16 Perbedaan Flagela dan Pili (dengan Gambar)

Flagel adalah struktur panjang seperti cambuk yang membantu beberapa organisme bersel tunggal bergerak. Ini terdiri dari mikrotubulus. Flagela membantu mendorong sel dan organisme dalam gerakan seperti cambuk. Mereka ditemukan di ketiga domain dunia kehidupan, yaitu archaea, bakteri, dan eukariota.

Flagela tidak hanya memberikan pergerakan bagi bakteri tetapi juga menyediakan mekanisme bagi bakteri patogen untuk membantu menjajah inang dan karenanya menularkan penyakit. Flagela menggunakan metode twist-and-stick untuk menambatkan bakteri ke permukaan. Flagela juga berfungsi sebagai jembatan atau perancah untuk adhesi jaringan inang.

Pili adalah pelengkap seperti rambut yang ditemukan di permukaan banyak bakteri. Pili digunakan untuk berbagai tujuan di dalam sel. Itu melekat pada permukaan sel untuk mentransfer DNA dari sel ke sel, menempel ke permukaan atau untuk adhesi sel ke sel umum. Pili lebih pendek dan lebih tipis dari flagela. Pembentukan pili dikendalikan oleh gen yang ada di plasmid sedangkan pembentukan flagela dikendalikan oleh gen yang ada di daerah nukleoid bakteri.

Perbedaan

  1. Pili terjadi pada permukaan bakteri dan merupakan mikrofiber tubular seperti struktur rambut sedangkan flagela terjadi pada permukaan bakteri dan struktur berserabut panjang seperti cambuk.
  2. Pembentukan pili dikendalikan oleh gen yang ada di plasmid sedangkan pembentukan flagela dikendalikan oleh gen yang ada di daerah nukleoid bakteri.
  3. Pili hanya ada pada bakteri Gram-negatif sedangkan Flagela ada pada bakteri Gram positif dan Gram-Negatif.
  4. Panjang dan ketebalan flagela sekitar 15 µm dan diameter 15-20nm sedangkan panjang dan lebar pili sekitar 0,2-20 µm dan diameter 3-10nm.
  5. Flagela relatif lebih tebal dari pili.
  6. Pili kurang kaku jika dibandingkan dengan flagela.
  7. Fungsi utama pili adalah transfer gen (melalui konjugasi dan perlekatan). Di sisi lain, fungsi utama flagela adalah penggerak. Beberapa bertindak sebagai organ sensorik.
  8. Pili didistribusikan secara acak di permukaan bakteri sedangkan flagela memiliki pola distribusi yang berbeda. Distribusi mungkin lateral atau seluruh permukaan.
  9. Contoh bakteri yang mempunyai pili antara lain: pseudomonas, Neisseria gonorrhoeae, Shigella, salmonella, Myxococcus Xanthus, Escherichia coli dll. Di sisi lain, contoh bakteri yang mempunyai flagela antara lain: Helicobacter, vibrio cholera, pylori, salmonella typhimurium dll.
  10. Pili terdiri dari protein pilin dalam strukturnya sedangkan flagela terdiri dari protein flagellin dalam strukturnya.
  11. Pili berasal dari luar, berasal dari dinding sel bakteri sedangkan flagela berasal dari internal, dan berasal dari membran sitoplasma.
  12. Ada dua jenis pili, yaitu konjugatif dan tipe IV. Sedangkan flagela ada tiga jenis, yaitu bakteri, eukariotik dan archaea.
  13. Pili bersifat lurus dan non-heliks sedangkan flagela tidak lurus.
  14. Biasanya tidak ada sistem motorik yang terkait dengan pili, namun flagela biasanya dikaitkan dengan sistem motor kompleks di dasar penggerak.
  15. Motilitas berkedut adalah mode gerak yang ditunjukkan oleh pili terutama pili tipe IV sedangkan flagela menunjukkan gerakan sinusoidal yang bergelombang.
  16. Pili relatif lebih pendek dari flagela.

Perbandingan Antara Flagela dan Pili Dalam Bentuk Tabel

DASAR PERBANDINGAN PILI FLAGELA
Orientasi Struktural Pili terjadi pada permukaan bakteri dan merupakan struktur mikrofiber tubular seperti rambut. Flagela terjadi pada permukaan bakteri dan struktur berserabut panjang seperti cambuk.
   
 Bentuk Pili bersifat lurus dan non-heliks. Flagela bersifat tidak lurus.
Pembentukan Pembentukan pili dikendalikan oleh gen yang ada dalam plasmid. Pembentukan flagela dikendalikan oleh gen yang ada di wilayah nukleoid bakteri.
Kehadiran Pil hanya ada pada bakteri Gram-negatif. Flagela hadir dalam bakteri Gram positif dan Gram-Negatif.
Panjang dan lebar Panjang dan lebar pili sekitar 0,2-20 µm dan berdiameter 3-10nm Panjang dan ketebalan flagela sekitar 15 µm dan diameter 15-20nm.
Deskripsi Lebar Pil relatif lebih tipis dari flagela. Flagela relatif lebih tebal dari pili.
Kekakuan Pili kurang kaku jika dibandingkan dengan flagela. Flagela relatif lebih kaku daripada pili.
Fungsi utama Fungsi utama pili adalah transfer gen (melalui konjugasi dan perlekatan). Fungsi utama flagela adalah penggerak. Beberapa bertindak sebagai organ sensorik.
Distribusi Pili didistribusikan secara acak di permukaan bakteri. Flagela memiliki pola distribusi yang berbeda. Distribusi mungkin lateral atau seluruh permukaan.
Contoh Contoh bakteri yang memiliki pili antara lain: pseudomonas, Neisseria gonorrhoeae, Shigella, salmonella, Myxococcus Xanthus, Escherichia coli dll. Contoh bakteri yang memiliki flagela meliputi: Helicobacter, vibrio cholera, pylori, salmonella typhimurium, dll.
Protein Dalam Struktur Pili terdiri dari protein pilin dalam strukturnya. Flagela terdiri dari protein flagellin dalam strukturnya.
Titik Asal Pili berasal dari luar, mereka berasal dari dinding sel bakteri. Flagela bersifat internal pada asalnya, dan berasal dari membran sitoplasma.
Jenis Ada dua jenis pili, yaitu konjugatif dan tipe IV. Ada tiga jenis flagela yaitu bakterial, eukariotik dan archaea.
Sistem Motorik Tidak ada sistem motorik yang terkait dengan pili. Flagela biasanya dikaitkan dengan sistem motorik kompleks di dasar penggerak
Motilitas Motilitas kedutan merupakan mode gerak yang diperagakan oleh pili terutama pili tipe IV. Flagela menunjukkan gerakan sinusoidal bergelombang.
Panjangnya Pili relatif lebih pendek dari flagela. Flagela relatif lebih panjang dari pili.

 

Related Posts