Pengertian Firewall

Firewall adalah perangkat keamanan – perangkat keras atau perangkat lunak komputer – yang dapat membantu melindungi jaringan Anda dengan memfilter lalu lintas dan memblokir orang luar dari mendapatkan akses tidak sah ke data pribadi di komputer Anda.

Firewall tidak hanya memblokir lalu lintas yang tidak diinginkan, tetapi juga dapat membantu memblokir perangkat lunak berbahaya agar tidak menginfeksi komputer Anda.

Firewall dapat memberikan tingkat perlindungan yang berbeda. Kuncinya adalah menentukan berapa banyak perlindungan yang Anda butuhkan.

Artikel ini dapat membantu Anda mempelajari apa yang dilakukan firewall dan menentukan tingkat perlindungan yang akan membantu menjaga komputer Anda dan data di dalamnya tetap aman dan terlindungi.

Firewall fisik adalah dinding yang terbuat dari batu bata, baja, atau bahan mudah terbakar lainnya yang mencegah penyebaran api di gedung. Dalam komputasi, firewall memiliki tujuan yang sama. Karena berfungsi sebagai penghalang antara sistem atau jaringan tepercaya dan koneksi luar, seperti Internet. Namun, firewall komputer lebih merupakan filter daripada dinding, yang memungkinkan data tepercaya mengalir melewatinya.

Firewall dapat dibuat menggunakan perangkat keras atau perangkat lunak. Banyak bisnis dan organisasi melindungi jaringan internal mereka menggunakan firewall perangkat keras. Firewall tunggal atau ganda dapat digunakan untuk membuat zona demiliterisasi (DMZ), yang mencegah data yang tidak dipercaya mencapai LAN.

Firewall perangkat lunak lebih umum untuk pengguna individu dan dapat dikonfigurasikan secara khusus melalui antarmuka perangkat lunak. Baik Windows dan OS X menyertakan firewall bawaan, tetapi utilitas firewall yang lebih canggih dapat diinstal dengan perangkat lunak keamanan Internet.

Firewall dapat dikonfigurasi dengan beberapa cara berbeda. Misalnya, firewall dasar dapat mengizinkan lalu lintas dari semua alamat IP kecuali yang ditandai dalam daftar hitam. Firewall yang lebih aman mungkin hanya mengizinkan lalu lintas dari sistem atau alamat IP yang tercantum dalam daftar putih.

Sebagian besar firewall menggunakan kombinasi aturan untuk menyaring lalu lintas, seperti memblokir ancaman yang diketahui sementara mengizinkan lalu lintas masuk dari sumber tepercaya. Firewall juga dapat membatasi lalu lintas keluar untuk mencegah upaya spam atau peretasan.

Administrator jaringan sering kali mengkonfigurasikan firewall perangkat keras dan perangkat lunak secara kustom. Meskipun pengaturan khusus mungkin penting untuk jaringan perusahaan, firewall perangkat lunak yang dirancang untuk konsumen biasanya mencakup pengaturan standar dasar yang cukup untuk sebagian besar pengguna. Misalnya, di OS X, cukup atur firewall ke “On” di System Preferensi “Keamanan & Privasi” untuk mencegah aplikasi dan layanan yang tidak sah dari menerima koneksi masuk. Beberapa firewall bahkan “belajar” dari waktu ke waktu dan secara dinamis mengembangkan aturan penyaringan mereka sendiri. Ini membantu mereka menjadi lebih mahir memblokir koneksi yang tidak diinginkan tanpa penyesuaian manual.



Leave a Reply