Defisit adalah

Dalam ilmu ekonomi, defisit adalah situasi dimana pendapatan tidak menutupi biaya. Kata ini berasal dari kata Latin, yang berarti “kekurangan, kelangkaan”.

Ketika terjadi situasi defisit, akumulasi pendapatan tidak melebihi biaya. Jika terjadi sebaliknya, situasi ini dianggap surplus.

Mari kita anggap bahwa Negara memperoleh pendapatan bulanan sebesar $ 10 juta dolar, tetapi pada saat yang sama di bulan yang sama menghabiskan $ 13 juta dolar. Karena ada saldo negatif sebesar $ 3 juta dolar, kita berbicara tentang defisit.

Jenis defisit

Defisit tersebut dapat diklasifikasikan menjadi defisit fiskal, defisit luar negeri, dan defisit swasta.

Defisit fiskal

Defisit fiskal terkait dengan administrasi publik, karena ini terjadi ketika administrasi publik tidak memiliki kapasitas untuk mengumpulkan pendapatan yang diperlukan untuk membayar biaya yang terakumulasi.

Jenis defisit ini dapat dibagi menjadi sebagai berikut:

  • Defisit publik: saat menghitung semua administrasi publik suatu negara (kotamadya, provinsi, kota, dll.) Diperoleh saldo negatif.
  • Defisit anggaran: ketika anggaran periode berikutnya tidak cukup untuk membayar utang negara.
  • Defisit primer: ketika biaya untuk membayar hutang suatu negara tidak diperhitungkan, hanya pengeluaran dan pendapatan melalui pajak.

Defisit eksternal

Defisit luar negeri terdiri dari ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh suatu negara dari luar negeri. Defisit eksternal dapat dibagi menjadi:

  • Defisit perdagangan: ketika neraca perdagangan negatif, karena impor melebihi ekspor.
  • Defisit modal: ketika suatu negara melakukan investasi lebih besar di luar negeri dengan uang nasional, daripada investasi asing di negara tersebut.
  • Defisit keuangan: ketika warga mengirim lebih banyak uang ke luar negeri daripada yang mereka terima.

Defisit pribadi

Defisit swasta terjadi ketika perusahaan, keluarga, atau organisasi swasta lainnya tidak memiliki kapasitas untuk menghasilkan keuntungan yang cukup untuk menanggung biaya keuangan mereka, karena mereka membiarkan diri mereka menumpuk kelebihan hutang.



Leave a Reply