Apa yang bukan aset fiktif?

Apa yang bukan aset fiktif? (a) Akumulasi kerugian (b) Diskon pada penerbitan saham dan surat utang (c) Pengeluaran pendapatan yang ditangguhkan (d) Sewa dibayar di muka

Aset fiktif dapat didefinisikan sebagai aset yang tidak dapat direalisasikan secara tunai atau tidak ada manfaat lebih lanjut yang dapat diperoleh dari aset tersebut. Aset ini termasuk saldo debet laba rugi A/c dan pengeluaran yang belum dihapuskan seperti biaya iklan dll.

Di antara opsi yang diberikan Diskon pada penerbitan saham dan surat utang bukanlah contoh aset fiktif.

Penghapusan Diskon

Kerugian atau diskonto pada penerbitan surat utang pada dasarnya adalah kerugian modal atau aset fiktif dan, oleh karena itu, harus dihapuskan selama umur surat utang. Jumlah kerugian atau diskonto atas penerbitan surat utang tidak boleh dihapuskan selama tahun penerbitan karena manfaat surat utang akan terakumulasi kepada perusahaan sampai pembayaran kembali atau pelunasannya. Kerugian atau diskon sekarang dianggap sebagai kerugian modal. Diskon tersebut dapat dibebankan ke Rekening Premi Sekuritas atau dapat dihapuskan selama 3 sampai 5 tahun melalui laporan Laba Rugi sesuai pedoman yang diedarkan oleh Institute of Chartered Accountants of India (ICAI). Jika keuntungan modal tidak ditemukan atau jika keuntungan modal tidak mencukupi, maka jumlah kerugian atau diskonto tersebut dapat dihapuskan terhadap keuntungan pendapatan setiap tahun dengan memasukkan entri jurnal di bawah ini:

  • Laporan Laba Rugi Dr.
  • Untuk Diskon/Rugi Penerbitan Surat Utang A/c (Diskon/Kerugian Penerbitan Surat Utang yang dihapusbukukan)

Secara umum, ada 2 prosedur yang dapat diterima untuk menghapuskan kerugian atau diskonto penerbitan surat utang terhadap keuntungan pendapatan. Mereka tercantum di bawah ini

Metode Angsuran Tetap: Ketika surat utang dipulihkan selama akhir periode tertentu, jumlah diskon harus dihapuskan dalam angsuran yang setara dengan jumlah tetap selama jangka waktu tersebut.
Metode Angsuran Berfluktuasi: Ketika surat utang dibayar kembali dengan mencicil atau dengan penarikan tahunan, diskonto harus dihapuskan dalam rasio utang yang beredar seperti pada penutupan setiap tahun buku akuntansi. Jumlah diskon terus berkurang di setiap tahun mendatang. Metode ini disebut sebagai Metode Pengurangan Cicilan.

9

Menarik lainnya