Apa itu Komputer Digital?

Komputer digital adalah mesin yang menyimpan data dalam format numerik dan melakukan operasi pada data tersebut menggunakan manipulasi matematis. Jenis komputer ini biasanya mencakup beberapa jenis perangkat untuk menyimpan informasi, beberapa metode untuk input dan output data, dan komponen yang memungkinkan operasi matematika dilakukan pada data yang disimpan. Komputer digital hampir selalu elektronik tetapi tidak harus demikian.

Komputer digital menyimpan data dalam format numerik.

Ada dua metode utama pemodelan dunia dengan mesin komputasi. Komputer analog menggunakan beberapa fenomena fisik, seperti tegangan listrik, untuk memodelkan fenomena yang berbeda, dan melakukan operasi dengan secara langsung memodifikasi data yang disimpan. Komputer digital, bagaimanapun, menyimpan semua data sebagai angka dan melakukan operasi pada data tersebut secara aritmatika. Sebagian besar komputer menggunakan angka biner untuk menyimpan data, karena angka satu dan nol yang membentuk angka-angka ini mudah direpresentasikan dengan status listrik on-off sederhana.

Komputer analog awal digunakan untuk menempati seluruh ruangan.

Komputer berdasarkan prinsip analog memiliki keunggulan di beberapa bidang khusus, seperti kemampuannya untuk memodelkan persamaan secara terus-menerus. Sebuah komputer digital, bagaimanapun, memiliki keuntungan yang mudah diprogram. Ini berarti bahwa mereka dapat memproses banyak set instruksi yang berbeda tanpa dikonfigurasi ulang secara fisik.

Sebagian besar komputer beroperasi menggunakan kode biner dan dapat dianggap digital.

Komputer digital paling awal berasal dari abad ke-19. Contoh awal adalah mesin analitik yang diteorikan oleh Charles Babbage. Mesin ini akan menyimpan dan memproses data secara mekanis. Data itu, bagaimanapun, tidak akan disimpan secara mekanis melainkan sebagai serangkaian angka yang diwakili oleh keadaan fisik diskrit. Komputer ini akan dapat diprogram, yang pertama dalam komputasi.

Jalur sirkuit di komputer digital sekarang dapat dicetak sangat berdekatan.

Komputasi digital mulai digunakan secara luas selama abad ke-20. Tekanan perang menyebabkan kemajuan besar di lapangan, dan komputer elektronik muncul dari Perang Dunia Kedua. Komputer digital semacam ini umumnya menggunakan susunan tabung vakum untuk menyimpan informasi untuk penggunaan aktif dalam komputasi. Kertas atau kartu punch digunakan untuk penyimpanan jangka panjang. Input keyboard dan monitor muncul kemudian di abad ini.

Penemu Charles Babbage menyusun gagasan Mesin Diferensial bertenaga uap pada tahun 1822.

Pada awal abad ke-21, komputer mengandalkan sirkuit terpadu daripada tabung vakum. Mereka masih menggunakan memori aktif, penyimpanan jangka panjang, dan unit pemrosesan pusat. Perangkat input dan output telah berlipat ganda tetapi masih melayani fungsi dasar yang sama.

Pada tahun 2011, komputer mulai mendorong batas sirkuit konvensional. Jalur sirkuit di komputer digital sekarang dapat dicetak sangat berdekatan sehingga efek seperti tunneling elektron harus dipertimbangkan. Bekerja pada komputer optik digital, yang memproses dan menyimpan data menggunakan cahaya dan lensa, dapat membantu mengatasi keterbatasan ini.

Nanoteknologi dapat menyebabkan berbagai macam baru komputasi mekanik. Data mungkin disimpan dan diproses secara digital pada tingkat molekul tunggal atau kelompok kecil molekul. Jumlah unsur komputasi molekuler yang menakjubkan akan masuk ke dalam ruang yang relatif kecil. Ini bisa sangat meningkatkan kecepatan dan kekuatan komputer digital.

Komponen digital seperti prosesor biasanya lebih fleksibel daripada yang analog.

Related Posts