Amos Tversky: biografi psikolog kognitif ini

Amos Tversky (1937-1996) adalah seorang psikolog kognitif, dengan pelatihan yang signifikan dalam matematika, yang menyumbangkan banyak pengetahuan dasar dalam ilmu kognitif. Antara lain, ia mempelajari bias kognitif dan manajemen risiko, isu-isu yang diterapkan dengan cara yang penting dalam disiplin lain, seperti ekonomi atau hukum.

Dalam artikel ini kita akan melihat biografi Amos Tversky, serta beberapa kontribusinya dalam perkembangan psikologi kognitif.

  • Artikel terkait: ” Sejarah Psikologi: penulis dan teori utama “

Biografi Amos Tversky: Pelopor dalam Psikologi Kognitif

Amos Tversky lahir pada 16 Maret 1937 di Haifa, Israel. Putra dokter hewan Yosef Tversky, dan Genia, seorang anggota perempuan parlemen Israel selama hampir dua puluh tahun.

Baik Yosef dan Genia telah bermigrasi ke Israel dari Polandia dan Rusia. Pada 1960-an ia membentuk pasangan dengan salah satu psikologi kognitif paling representatif di zaman kita, Bárbara Tversky, dengan siapa ia juga memiliki dua putra dan seorang putri.

Sejak usia muda, Tversky bertugas di pasukan tentara Israel, awalnya sebagai bagian dari unit penerjun payung elit, dan kemudian sebagai kapten yang bertugas selama tiga perang. Pada tahun 1961, Amos Tversky memperoleh studi sarjana dari Universitas Ibrani, dan kemudian, pada tahun 1965, ia menyelesaikan gelar doktor dari Universitas Michigan.

Di universitas yang sama, serta di Tel Aviv, ia bekerja sebagai profesor dan peneliti di bidang psikologi dan ekonomi, dan kemudian melakukan pekerjaan yang berbeda di Pusat Studi Lanjutan dalam Ilmu Perilaku di Universitas Stanford, di mana ia bekerja dari akhir tahun. tahun 70-an dan sampai kematiannya.

Di antara kontribusi utamanya adalah meletakkan dasar untuk memahami fenomena psikologis yang terjadi dalam konteks komersial. Misalnya, keputusan dan reaksi konsumen terhadap beberapa strategi pasar seperti penawaran, diskon atau penggunaan kartu kredit.

Untuk alasan ini, kontribusinya relevan tidak hanya untuk psikologi kognitif tetapi juga untuk ekonomi.

Kontribusi teoretis utama

Untuk waktu yang lama, Amos Tversky bekerja bergandengan tangan dengan psikolog Israel lainnya dan kemudian seorang pemenang Nobel di bidang ekonomi, Daniel Kahneman. Selama tahun 1970-an dan awal 1980-an, mereka mengembangkan teori tentang penilaian dalam situasi ketidakpastian; pengambilan keputusan dalam situasi risiko, dan pilihan rasional.

Menurut Tversky, ketika orang membuat keputusan, kita tetap aktif dalam melakukan pemahaman dan secara rasional membenarkan apa yang telah kita pilih (reason-based theory of choice). Pada gilirannya, pemilu dibangun di atas proses yang sama untuk memecahkan masalah yang kompleks.

Ini berarti bahwa pembenaran untuk suatu pilihan, dan preferensi untuk itu, tidak terjadi sebelum proses pemecahan masalah, tetapi dihasilkan ketika proses itu sendiri terjadi, terutama dalam menghadapi kebutuhan untuk melakukan pertukaran antara nilai-nilai. dan tujuan untuk setiap keputusan..

bias kognitif

Bersama Kahneman, Tversky menjelaskan bagaimana “ilusi kognitif” atau bias dalam penilaian manusia terjadi. Yang terakhir ini memiliki dampak penting dalam studi selanjutnya tentang penalaran, baik dalam psikologi, maupun dalam ekonomi, bisnis, filsafat dan kedokteran.

Berdasarkan studi yang berbeda, kedua psikolog menyarankan bahwa orang cenderung membuat keputusan tanpa memperhitungkan probabilitas, yaitu melalui aturan intuitif yang sering mengarah pada bias kognitif sistematis. Misalnya, keyakinan bahwa semakin tinggi harga, semakin baik kualitas suatu produk.

Faktanya, sebagai bagian dari studinya, Tversky mengamati bahwa orang-orang sebenarnya melaporkan lebih menyukai produk ketika merek mereka memiliki harga tinggi; dibandingkan dengan produk lain yang harganya murah. Mereka menyebut bias ini sebagai “bias persepsi antara harga dan kualitas”.

Di sisi lain, Tversky melakukan pekerjaan penting dalam pengambilan keputusan di bawah kondisi ketidakpastian, mencatat bahwa pemahaman yang terbatas tentang hukum peluang sering keliru diterjemahkan ke dalam pemahaman proses lain yang ditandai oleh ketidakpastian. Dari sana, Tversky, bersama dengan Kahneman, mengembangkan Teori Prospek, yang memiliki pakta yang sangat penting dalam ekonomi keuangan, karena membahas pengambilan keputusan dalam kaitannya dengan variabel seperti waktu, ketidakpastian, dan alternatif.

  • Mungkin Anda tertarik: ” Bias kognitif: menemukan efek psikologis yang menarik “

Penghargaan dan perbedaan

Untuk kontribusinya pada psikologi kognitif, Amos Tversky dianugerahi berbagai hadiah dan penghargaan. Misalnya, pada tahun 1980 ia terpilih ke American Academy of Arts and Sciences yang bergengsi, dan kemudian, pada tahun 1985, ia menjadi Research Associate di National Academy of Sciences.

Di sisi lain, ia memenangkan penghargaan APA untuk kontribusi ilmiah terkemuka pada tahun 1982, dan diakui sebagai dokter kehormatan dari universitas Chicago, Tale, Gothenburg, dan Universitas Negeri New York di Buffalo.