Siapakah Alexis Carrel itu

Carrel, Alexis (1873–1944) Ahli Bedah Prancis Alexis Carrel lahir di Lyons, Prancis, pada 28 Juni 1873, dari seorang pengusaha, juga bernama Alexis Carrel, yang meninggal ketika putranya masih sangat kecil. Carrel dididik di rumah oleh ibunya Anne Ricard dan di St. Joseph School, di Lyons. Ia menerima gelar sarjana sastra pada tahun 1889 dari Universitas Lyons, gelar sarjana sains pada tahun berikutnya, dan pada tahun 1900, gelar Ph.D. di universitas yang sama. Dia bekerja sebagai jaksa di Rumah Sakit Lyons dan mengajar anatomi dan bedah operatif di universitas. Pada tahun 1906, dia berada di Institut Penelitian Medis Rockefeller, di mana dia melakukan sebagian besar eksperimen bersejarahnya.

Dipengaruhi oleh pembunuhan dengan pisau oleh presiden Prancis pada tahun 1894, ia mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan cara menjahit pembuluh darah, yang ironisnya ia kembangkan setelah ia belajar dengan seorang sulam Prancis yang menunjukkan kepadanya cara menyulam. Upaya pertamanya dilakukan di Prancis pada tahun 1902. Dia kemudian mengembangkan teknik triangulasi jahitan vaskular. Dia memenangkan Hadiah Nobel dalam fisiologi atau kedokteran pada tahun 1912 untuk karyanya pada jahitan vaskular dan transplantasi pembuluh darah dan organ.

Selama Perang Dunia I, Carrel menjabat sebagai mayor di korps medis tentara Prancis dan membantu merancang metode yang digunakan secara luas untuk mengobati luka perang, yang disebut metode Carrel-Dakin, metode irigasi luka di mana luka diirigasi sebentar-sebentar dengan larutan Dakin., cairan kuman (tidak lagi digunakan).
Penelitian Carrel terutama berkaitan dengan operasi eksperimental dan transplantasi jaringan dan seluruh organ. Pada awal tahun 1902, ia menerbitkan teknik untuk anastomosis ujung ke ujung (penyatuan) pembuluh darah, dan selama beberapa tahun berikutnya ia melakukan setiap bentuk anastomosis yang mungkin, meskipun banyak yang tidak diterima sampai tahun 1950-an.. Pada tahun 1908, ia menemukan metode untuk transplantasi seluruh organ dan telah menguji transplantasi ginjal dan jantung sejak tahun 1905.

1910 ia menunjukkan bahwa pembuluh darah dapat disimpan untuk waktu yang lama dalam penyimpanan dingin sebelum digunakan sebagai transplantasi dalam operasi, dan ia juga melakukan operasi bypass aorta, sebelum munculnya antikoagulan.

Pada tahun 1935, bekerja sama dengan Charles Lindbergh, Carrel merancang mesin untuk memasok sistem pernapasan steril ke organ yang dikeluarkan dari tubuh. Carrel mampu melakukan operasi yang menunjukkan bahwa sirkulasi, bahkan di organ vital seperti ginjal, dapat terganggu selama dua jam tanpa menyebabkan kerusakan permanen. Sampul 13 Juni 1938, majalah Time menunjukkan Charles Lindbergh dan Alexis Carrel dengan pompa perfusi baru.

Buku-bukunya, seperti The Culture of Organs and Man, the Unknown, Treatment of Infected Wounds (dengan Georges Debelly), adalah karya-karya penting. Ia meninggal di Paris pada 5 November 1944.

Related Posts